www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pemprov Riau Gaungkan Stop Korupsi dan Tolak Gratifikasi Lewat SPI
Selasa, 26-08-2025 - 15:38:01 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan keseriusannya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan melalui pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI).

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani, menyampaikan bahwa SPI merupakan instrumen penting untuk memetakan risiko sekaligus mencegah potensi tindak pidana korupsi di berbagai sektor layanan publik.

“Dengan SPI, kita dapat membangun kerangka kerja yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi potensi risiko korupsi serta menyusun langkah pencegahan yang spesifik bagi kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah,” ujar Elly dalam acara Sosialisasi Hasil SPI Provinsi Riau 2024 di Kantor Gubernur Riau, Selasa (26/8/2025).

SPI melibatkan tiga kelompok responden, yakni pegawai instansi (internal), masyarakat dan pelaku usaha (eksternal), serta tenaga ahli di bidang terkait (responden eksper). Dari ketiga sumber ini, akan diperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi penyimpangan dan celah yang bisa dimanfaatkan untuk praktik korupsi.

Hasil survei tersebut dibagi menjadi dua komponen utama. 
Komponen internal  menilai integritas pelaksanaan tugas, pengelolaan anggaran, manajemen SDM, hingga transparansi. Sementara komponen eksternal  menyoroti integritas pegawai di mata publik, keadilan layanan, serta efektivitas pencegahan korupsi dari sisi luar.

“SPI adalah salah satu tools paling efektif untuk mencegah tindakan yang berpotensi menjadi korupsi. Namun, komitmen kepala daerah bersama KPK juga sangat dibutuhkan agar tata kelola pemerintahan yang baik benar-benar terwujud,” tegas Elly.

Pelaksanaan SPI 2025 di lingkungan Pemprov Riau telah dimulai sejak Juli dan akan berlangsung hingga Oktober mendatang. Elly pun mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk aktif menyukseskan program ini.

“Mari bersama-sama menyuarakan stop korupsi dan tolak gratifikasi, demi mendukung SPI 2025 di lingkungan Pemprov Riau,” pungkasnya.




 
Berita Lainnya :
  • Pemprov Riau Gaungkan Stop Korupsi dan Tolak Gratifikasi Lewat SPI
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved