www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Habiburokhman: Dana Ratusan Triliun dari Tambang Ilegal Bisa untuk Program Rakyat
Senin, 25-08-2025 - 09:28:56 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA – Komisi Hukum DPR RI memastikan akan memanggil sejumlah Kapolda dan pejabat kementerian untuk membahas persoalan tambang ilegal yang menjadi sorotan Presiden Prabowo Subianto. Isu ini mencuat usai Presiden menyinggung keras praktik tambang ilegal dalam pidato kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat (15/8/2025).

Ketua Komisi Hukum DPR, Habiburokhman, menegaskan bahwa praktik tambang ilegal harus segera diberantas karena menimbulkan kerugian negara yang sangat besar.

“Setelah kunjungan kerja ke tiga daerah, kami akan mengundang mereka,” ujar Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (21/8/2025).

Ia mengungkapkan, kerugian negara akibat tambang ilegal ditaksir mencapai ratusan triliun rupiah. Padahal, menurutnya, dana sebesar itu sangat dibutuhkan untuk membiayai program kerakyatan Presiden Prabowo yang menelan anggaran besar, seperti program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, hingga pengembangan food estate.

Langkah DPR ini muncul setelah Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas di kediamannya di Hambalang, Sentul, Jawa Barat, Selasa (19/8/2025). Rapat tersebut berlangsung lebih dari empat jam dan dihadiri oleh Kapolri, Panglima TNI, Jaksa Agung, serta sejumlah menteri.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa rapat membahas langkah penertiban tambang ilegal dan kawasan hutan. Melalui unggahan Instagram @sekretariat.kabinet, Teddy juga membagikan foto sejumlah menteri yang hadir, antara lain Mendagri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menlu Sugiono, dan Mensesneg Prasetyo Hadi.

Dalam pidatonya di Gedung Nusantara, Presiden Prabowo memberikan peringatan keras kepada oknum jenderal TNI maupun Polri yang terbukti menjadi beking tambang ilegal.

“Saya beri peringatan, baik jenderal dari TNI atau polisi, atau mantan jenderal, tidak ada alasan. Kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegas Prabowo.(***)



 
Berita Lainnya :
  • Habiburokhman: Dana Ratusan Triliun dari Tambang Ilegal Bisa untuk Program Rakyat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved