www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
24 PMI Dideportasi dari Malaysia, Begini Langkah Cepat BP2MI di Dumai
Jumat, 22-08-2025 - 14:45:02 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau memfasilitasi pemulangan 24 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia.

Para PMI tiba di Pelabuhan Dumai pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 12.15 WIB menggunakan kapal Indomal Imperial. Pemulangan ini merupakan tindak lanjut koordinasi antara BP2MI dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengatakan bahwa para PMI sebelumnya ditahan di Depot Tahanan Imigresen (DTI) KLIA, Selangor, sebelum diberangkatkan melalui Pelabuhan Port Dickson menuju Dumai.

“Setibanya di pelabuhan, dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen oleh petugas Imigrasi Kota Dumai serta pemeriksaan kesehatan oleh petugas Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan. Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh PMI dalam kondisi stabil dan tidak memerlukan perhatian medis khusus,” ujar Fanny, Jumat (22/8/2025).

Selanjutnya, para PMI mendapatkan pendampingan dari P4MI Kota Dumai, termasuk registrasi IMEI perangkat elektronik di Bea Cukai, pelayanan pelindungan, hingga pemberian informasi mengenai hak dan kewajiban pekerja migran. Mereka juga diarahkan ke Rumah Ramah PMI untuk pendataan lanjutan sebelum difasilitasi pemulangan ke daerah asal masing-masing.

Fanny menjelaskan, para pekerja migran tersebut berasal dari beberapa daerah, yakni 15 orang dari Sumatera Utara, 5 orang dari Aceh, serta masing-masing 1 orang dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari jumlah itu, 17 orang berjenis kelamin laki-laki dan 7 orang perempuan.

Ia menegaskan bahwa BP2MI tidak hanya hadir saat PMI bekerja di luar negeri, tetapi juga memastikan hak dan perlindungan mereka saat pulang ke tanah air, termasuk dalam situasi sulit seperti deportasi.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi PMI. Kehadiran negara dalam melindungi dan melayani pekerja migran akan terus diperkuat,” kata Fanny.

Pemulangan ini menjadi bagian dari upaya negara dalam memastikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja migran Indonesia di manapun mereka berada.(***)




 
Berita Lainnya :
  • 24 PMI Dideportasi dari Malaysia, Begini Langkah Cepat BP2MI di Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved