www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Gubri Wahid: Tambang Kuansing Harus Ditata, Bukan Dimatikan
Kamis, 21-08-2025 - 14:15:42 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KUANSING – Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan penertiban aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kuantan Singingi tidak dimaksudkan untuk mematikan usaha rakyat, melainkan menata ulang agar lebih teratur.

Hal itu disampaikan Wahid saat meninjau lokasi tambang ilegal bersama Kapolda Riau Heri Heryawan, Bupati Kuansing, dan Bupati Indragiri Hulu di kawasan perkebunan sawit, Kamis (21/8/2025).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai solusi agar penambangan tetap bisa berjalan sesuai aturan. “Kami tidak hanya ingin menertibkan atau menghentikan, tetapi juga menata. Di WPR masyarakat diperbolehkan menambang. Kami tidak ingin mematikan usaha rakyat, tapi menata ulang tata kelolanya,” ujar Wahid.

Ia menegaskan, pemerintah akan segera menetapkan zona WPR dan memproses perizinan resmi agar aktivitas tambang memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak lingkungan.

Gubernur juga mengingatkan bahaya penggunaan merkuri dalam penambangan emas yang mencemari Sungai Kuantan dan Sungai Indragiri. “Kami tidak ingin pencemaran air raksa meluas. Ini bisa merusak habitat dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Dalam penataan tambang, pemerintah akan melibatkan koperasi lokal serta menggandeng BUMN yang bergerak di sektor pertambangan dan lingkungan. Langkah ini, kata Wahid, sejalan dengan arahan Presiden terkait penertiban tambang ilegal yang merugikan negara dari sisi penerimaan.(***)



 
Berita Lainnya :
  • Gubri Wahid: Tambang Kuansing Harus Ditata, Bukan Dimatikan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved