www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Anggota DPRD Riau Sebut Pendapatan Riau 2026 Diprediksi Anjlok, Minta Pemprov Lebih Inovatif Ciptakan Pendapatan Baru
Rabu, 20-08-2025 - 09:06:55 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Pendapatan Provinsi Riau pada tahun 2026 diprediksi mengalami penurunan yang cukup signifikan. Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak pada keterbatasan anggaran untuk membiayai kegiatan pemerintahan, pembangunan daerah, hingga program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Siak dan Pelalawan, H. Abdullah, S.Pd, Selasa (19/8/2025).

Politisi PKS itu meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera mengantisipasi potensi penurunan pendapatan di tahun 2026. Menurutnya, ada beberapa faktor penyebab, di antaranya turunnya Dana Bagi Hasil (DBH) minyak bumi akibat porsi negara dari Blok Rokan yang menurun dari 36 persen menjadi 16 persen.
Selain itu, harga minyak dunia yang diperkirakan terus melemah hingga bisa menembus angka USD 60 per barel, serta kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 oleh pemerintah pusat, sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan beberapa waktu lalu, juga akan berpengaruh pada pendapatan daerah.

“Pemprov Riau mesti menghitung dengan cermat dalam penyusunan RKPD 2026 sebelum diserahkan ke DPRD. Kita tetap harus optimis, namun jangan mengabaikan hal-hal yang bersifat realistis,” ujar Abdullah.
Ia menekankan, Pemprov Riau harus menyiapkan langkah-langkah inovatif untuk menciptakan sumber pendapatan baru agar pembangunan tetap berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Solusinya adalah kreativitas dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), optimalisasi kinerja BUMD, dan pengelolaan aset yang lebih produktif,” tegas Abdullah dengan optimis.(***)

Sumber: Goriau 




 
Berita Lainnya :
  • Anggota DPRD Riau Sebut Pendapatan Riau 2026 Diprediksi Anjlok, Minta Pemprov Lebih Inovatif Ciptakan Pendapatan Baru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved