www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Gali Lubang Tutup Lubang: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 781,9 T untuk Bayar Bunga Utang
Senin, 18-08-2025 - 15:21:52 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Pemerintah Indonesia tengah merencanakan langkah kontroversial untuk mengatasi masalah keuangan negara.

Pada tahun 2026, pemerintah berencana menarik utang baru senilai Rp 781,9 triliun.

Sebagian besar dana segar ini bukan dialokasikan untuk pembangunan, melainkan untuk membayar bunga utang lama.

Adapun Perekonomian global saat ini ditandai oleh utang negara yang sangat besar, baik di negara maju maupun berkembang.

Secara umum, utang negara menjadi perhatian global karena dapat memengaruhi stabilitas keuangan, tingkat suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Terkait langkah pemerintah Indonesia ini, sejumlah pihak melontarkan kritikannya.

Peneliti senior dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), Deni Friawan, menyebut kebijakan ini sebagai praktik "gali lubang tutup lubang".

Praktik ini dianggap berisiko karena menciptakan siklus ketergantungan utang yang berbahaya bagi stabilitas ekonomi jangka panjang.

"Sebagian besar pembiayaan utang tersebut digunakan untuk membayar pembiayaan bunga utang," kata Dani dalam acara media briefing di Jakarta Pusat, Senin (18/8/2025).

Menurutnya, tren penarikan utang dan pembayaran bunga utang sempat menurun pada periode 2021-2023.

Namun, sejak 2024 hingga 2026, jumlah utang baru yang ditarik pemerintah kembali melonjakseiring dengan defisit anggaran yang juga meningkat.

Dari total penarikan utang Rp 781,9 triliun pada 2026, sebanyak Rp 599,4 triliun digunakan untuk membayar bunga utang.

Akibatnya, jumlah total utang pemerintah dan rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) cenderung terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

"Makanya porsi utang kita itu terus meningkat dan utang terhadap PDB kita juga terus meningkat. Akhir tahun (2024) itu sudah hampir Rp 9.000 triliun. Nasibnya sudah hampir 39 persen dari PDB," ujar Dani.

Sebagai informasi, dikutip dari Kompas.com, Pemerintah akan menarik utang baru sebesar Rp 781,9 triliun pada 2026. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak 2022.

Mengutip Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2026, nilai pembiayaan utang sempat mencapai Rp 870,5 triliun pada 2021 karena pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Kemudian turun pada 2022 menjadi Rp 696 trliun dan Rp 404 triliun pada 2023. Setelah itu nilai utang terus mengalami kenaikan sampai 2026.

Adapun kenaikan nilai utang pemerintah pada 2026 mencapai 9,28 persen dibandingkan outlook 2025 yang sebesar Rp 715,5 triliun.

Penarikan utang pada tahun depan paling banyak akan dilakukan melalui penerbitan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 749,2 triliun.

Penerbitan SBN ini lebih tinggi 28,05 persen dibandingkan outlook 2025 sebesar Rp 585,1 triliun. Kemudian pembiayaan utang juga didapatkan dari pinjaman sebesar Rp 32,7 triliun. 

Jika dibandingkan dengan outlook 2025 yang sebesar Rp 130,4 triliun, angka pinjaman dari pembiayaan utang 2026 lebih rendah 74,9 persen.

Pembiayaan utang dari pinjaman ini terbagi menjadi pinjaman dalam negeri dan pinjaman luar negeri dengan besaran masing-masing minus Rp 6,5 triliun dan Rp 39,2 triliun. (***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Gali Lubang Tutup Lubang: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 781,9 T untuk Bayar Bunga Utang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved