www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Riau Tercatat Nihil Karhutlah, BPBD Tekankan Pentingnya Pendinginan Lahan Gambut Cegah Potensi Kebakaran Susulan
Sabtu, 16-08-2025 - 09:10:32 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Hingga Jumat (15/08/2025), Riau tercatat nihil kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala Pelaksana BPBD Riau, M. Edy Afrizal, menegaskan pihaknya terus melakukan pendinginan lahan gambut untuk mencegah potensi kebakaran susulan.

“Lahan gambut yang kering sangat mudah terbakar, bahkan bara api yang tersisa bisa menyebar hanya dengan tiupan angin. Pendinginan menjadi kunci agar lokasi benar-benar aman,” jelas Edy saat ditemui di Gedung Daerah Serindit.
Beberapa lokasi bekas kebakaran, seperti Kecamatan Simpang Kanan dan Kubu Babussalam (Rokan Hilir), sulit dijangkau. Jarak ke lahan terbakar bisa mencapai 5 km, sehingga BPBD sangat bergantung pada water bombing menggunakan helikopter.

Sementara itu, upaya modifikasi cuaca (OMC) masih berlangsung di wilayah selatan Riau, seperti Inhu dan Inhil. Edy menjelaskan, OMC membutuhkan awan sebagai medium kerja. “Tanpa awan, kegiatan modifikasi cuaca tidak bisa dilakukan. Begitu ada awan, kami langsung menyemai bahan tertentu untuk memicu hujan,” ujarnya.
BPBD mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan menghindari aktivitas berisiko menimbulkan api, seperti membuang puntung rokok sembarangan, menyalakan api saat memancing, atau membakar sarang lebah madu. “Vegetasi di Riau saat ini sangat kering,” pungkas Edy.(***)

Sumber: Goriau 




 
Berita Lainnya :
  • Riau Tercatat Nihil Karhutlah, BPBD Tekankan Pentingnya Pendinginan Lahan Gambut Cegah Potensi Kebakaran Susulan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved