www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Gubernur Riau Berharap 60 Persen Tenaga Kerja Migas dari Putra-Putri Daerah
Rabu, 30-07-2025 - 14:59:43 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal guna mengisi peluang kerja di sektor-sektor unggulan, khususnya industri minyak dan gas bumi (migas). Ia berharap minimal 60 persen tenaga kerja di sektor migas berasal dari putra-putri daerah Riau.

“Provinsi Riau punya potensi besar di sektor energi dan perkebunan. Tiga sektor utama, yakni industri pengolahan, migas, dan pertanian, menjadi penopang ekonomi terbesar,” ujar Wahid dalam kegiatan di Hotel Furaya, Pekanbaru, Rabu (30/07/2025).

Wahid katakan industri migas merupakan kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun sayangnya, belum sepenuhnya memberi ruang yang cukup bagi tenaga kerja lokal.

“Saya berharap minimal 60 persen tenaga kerja di industri migas berasal dari putra putri Riau. Kita punya angkatan kerja yang banyak, tetapi lapangan kerjanya belum cukup tersedia,” tegasnya.

Selain sektor migas, Abdul Wahid juga menyoroti peran strategis industri pengolahan, khususnya pulp dan kertas. Menurutnya, sektor ini memberi nilai tambah besar terhadap sumber daya alam yang dimiliki Riau, sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

"Yang kedua, industri pengolahan seperti pulp dan kertas ini sangat signifikan dampaknya terhadap ekonomi. Maka, SDM-nya juga harus dipersiapkan sejak sekarang," ujarnya.

Sektor ketiga yang tak kalah penting adalah perkebunan. Gubernur menekankan perlunya pendekatan berkelanjutan dalam pengembangan komoditas seperti kelapa dan sawit, tak hanya fokus pada ekspor, tetapi juga pada tata kelola dan pemberdayaan petani.

“Beberapa waktu lalu kami berdiskusi dengan Menteri Pertanian mengenai potensi besar dari kelapa. Ini bisa menjadi komoditas strategis yang dikembangkan,” ungkapnya.

Dengan memaksimalkan potensi lokal dan menyiapkan SDM berkualitas, Wahid berharap pertumbuhan ekonomi Riau akan semakin inklusif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh pelosok provinsi. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Gubernur Riau Berharap 60 Persen Tenaga Kerja Migas dari Putra-Putri Daerah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved