www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Massa Aksi Tolak Relokasi TNTN Bubarkan Diri, Pemprov Riau Janjikan Solusi Adil
Senin, 21-07-2025 - 15:19:15 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Massa aksi unjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) memutuskan membubarkan diri sebelum pukul 13.00 WIB pada Senin (21/7/2025). 

Padahal, aksi penolakan terhadap relokasi dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) ini sebelumnya direncanakan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu, 23 Juli 2025.

Pembubaran massa aksi itu terjadi setelah tuntutan dan aspirasi mereka dijanjikan akan dicarikan solusi terbaik oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Bupati Pelalawan, Zukri Misran, menyebutkan pihaknya telah menjamin kelayakan hidup bagi masyarakat yang berada di lokasi TNTN, sebagaimana yang tertuang dalam tuntutan pada aksi sebelumnya, 18 Juni 2025 lalu.

"Bapak dan ibu minta kelayakan pendidikan, karena anak-anak belajar di bawah terpal dan di bawah pohon sawit, hal itu sudah kami berikan. Minta jaminan kesehatan, juga kami berikan," ucap Bupati Zukri.

Kemudian, Zukri mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pendataan sebagai langkah awal dalam mencarikan solusi paling tepat.

"Bapak dan ibu minta dijembatani dengan Presiden dan Komisi terkait di DPR RI. Kita lakukan pendataan sebagai langkah awal, karena kami perlu data konkret," katanya.

Terkait batas waktu relokasi mandiri bagi masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan TNTN yang jatuh pada 22 Agustus mendatang, Bupati Zukri menyampaikan pihaknya akan meminta Pemprov Riau mengajukan pengunduran jadwal.

"Langkah awalnya adalah pendataan, dan sekarang data itu belum selesai. Jadi Pak Gubernur sebagai pemegang kebijakan juga belum bisa mengambil langkah konkret," sebutnya.

"Nanti kita minta Pemprov Riau untuk mengajukan pengunduran jadwal dari yang telah ditetapkan. Jadi bapak ibu jangan takut direlokasi pada 22 Agustus itu. Kita akan ciptakan solusi paling adil," tegas Zukri(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Massa Aksi Tolak Relokasi TNTN Bubarkan Diri, Pemprov Riau Janjikan Solusi Adil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved