www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
DPRD Riau Ungkap Adanya Dugaan Manipulasi Data Klaim BPJS Kesehatan RS Swasta Riau
Jumat, 11-07-2025 - 09:05:45 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri, SH, M.Si mengungkapkan adanya dugaan manipulasi data klaim BPJS Kesehatan oleh sejumlah rumah sakit swasta di Riau. Dugaan ini mencakup klaim jumlah obat, data pasien, hingga pengaturan harga obat yang tidak transparan. Informasi tersebut diperoleh dari laporan masyarakat yang baru-baru ini masuk ke DPRD Riau.
"Untuk itu, kita telah memanggil sejumlah rumah sakit swasta di Riau pada Kamis kemarin guna dimintai klarifikasi, khususnya terkait dugaan permainan stok obat, manipulasi klaim BPJS, pelayanan pasien Kartu Indonesia Sehat (KIS), hingga pengaturan harga obat dan data penyakit dalam proses klaim,” ujar Edi Basri, Jumat (11/7/2025).

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus dijalankan secara profesional dan transparan, serta tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan sepihak.
“Kita tidak ingin ada rumah sakit yang memanfaatkan sistem untuk mencari keuntungan sendiri. DPRD Riau ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

Komisi III DPRD Riau turut menyoroti buruknya pelayanan bagi penerima KIS, mulai dari keterbatasan tempat tidur hingga lambannya penanganan pasien di unit gawat darurat. Edi menekankan bahwa semua pasien, baik umum maupun peserta BPJS/KIS, berhak mendapatkan pelayanan yang sama tanpa diskriminasi.
Meski banyak catatan negatif, DPRD Riau tetap memberikan apresiasi kepada dua rumah sakit swasta yang dinilai memberikan pelayanan maksimal, yakni Eka Hospital dan RS Awal Bros Sudirman. Kedua rumah sakit tersebut dianggap memiliki fasilitas memadai, manajemen pelayanan yang profesional, serta telah mendapatkan penilaian baik dari lembaga internasional.

“DPRD Riau akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta. Tujuan kami jelas, memastikan hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak dan setara bisa benar-benar terpenuhi,” pungkas Edi Basri.(***)

Sumber: Goriau 




 
Berita Lainnya :
  • DPRD Riau Ungkap Adanya Dugaan Manipulasi Data Klaim BPJS Kesehatan RS Swasta Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved