www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Tolak Pemberian Gelar Adat LAM; SF Hariyanto Dinilai Ciderai Perasaan Masyarakat Riau
Jumat, 04-07-2025 - 08:22:22 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Pekanbaru - Lembaga Adat melayu Riau telah meminang Wakil Gubernur Riau SFHariyanto untuk ditabalkan sebagai datuk seri timbalan  setia amanah masyarakat adat melayu Riau. Namun karena alasan sibuk, Wagub menolak pinangan lembaga adat tertinggi di Riau.

"Jawaban beliau (SF Hariyanto) hanya mengatakan beliau sibuk," ujar Datuk Seri Marjohan Yusuf Ketua Majelis Kerapatan  Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR)

Penolakan Wakil Gubernur Riau (Wagubri), SF Hariyanto terhadap penganugerahan gelar adat dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menuai polemik dan kekecewaan di tengah masyarakat. Langkah tersebut dinilai telah mencederai perasaan masyarakat adat serta merendahkan nilai-nilai budaya Melayu yang selama ini dijunjung tinggi di Bumi Lancang Kuning.

"Sikap Wagubri itu tidak elok, sebab penganugerahan gelar bukan hanya soal pribadi tetapi menyangkut penghargaan terhadap adat istiadat warisan budaya dan kearifan lokal," ujar Muhammad Khalid, Panglima Front Pembela Bumi Lancang Kuning (FPBLK).

"Semestinya sesuai pepatah melayu dimana bumi di pijak disitu langit di junjung,"

Khalid menegaskan, bahwa masyarakat menginginkan pemimpin yang menghormati adat bukan malah menjauhinya.

"Alasan sibuk itu sangat tidak bisa diterima, dan jangan mempolitisir sehingga membuat riau tidak kondusif, sebagai wakil Gubernur mestinya beliau menjadi teladan," tegas tokoh muda yang populer dengan nama Achmed Khaleed Al Fansyuri ini.

LAMR, sebagai institusi adat tertinggi di Riau, sebelumnya telah mengumumkan rencana penganugerahan gelar kehormatan Gubernur Riau Datuk Seri Setia Amanah Masyarakat Adat Melayu Riau dan Wakil Gubernur Riau Datuk Seri Timbalan Setia Amanah Masyarakat Adat Melayu Riau. ***



 
Berita Lainnya :
  • Tolak Pemberian Gelar Adat LAM; SF Hariyanto Dinilai Ciderai Perasaan Masyarakat Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved