PEKANBARU-Riau12.com - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun anggaran 2024 sebesar Rp9,4 triliun dari total APBD Rp11,1 triliun.
Hal itu diungkapkan oleh Pj Sekda Riau, M. Job Kurniawan, dalam Rapat Paripurna DPRD Riau dengan agenda Penyampaian Ranperda Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Senin (30/6/2025) sore.
Dalam laporan itu, Job Kurniawan menyebut realisasi anggaran itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp5,4 triliun dari total Rp6,7 triliun. Sementara realisasi dari dana transfer sebesar Rp4 triliun dari anggaran Rp4,3 triliun.
Sedangkan realisasi pendapatan lain-lain dari PAD yang sah sebesar Rp8,8 miliar dari total anggaran Rp8,9 miliar.
"Realisasi belanja daerah Provinsi Riau sebesar Rp9,5 triliun dari total anggaran Rp11,1 triliun. Total realisasi belanja itu terdiri dari realisasi belanja operasi sebesar Rp5,99 triliun dari anggaran Rp6,83 triliun," ujar M. Job saat membacakan LPJ Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.
Kemudian untuk realisasi belanja modal sebesar Rp1,88 triliun dari anggaran Rp2,44 triliun. Realisasi belanja tidak terduga sebesar Rp0 dari total Rp15 miliar dan realisasi belanja transfer sebesar Rp1,7 triliun dari anggaran Rp1,89 triliun.
M. Job menyebut, laporan tersebut sesuai dengan nilai yang disampaikan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI beberapa waktu lalu.
"Nilainya sama, kami hanya menyalin apa yang tercantum dalam LHP BPK RI Wilayah Riau. Kami hanya menyampaikan dengan format sesuai Permendagri, tapi angkanya sama sesuai dengan LHP BPK," pungkasnya.
Menanggapi penyampaian laporan tersebut, Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, mengatakan bahwa laporan tersebut diterima dan akan ditindaklanjuti dengan pandangan masing-masing fraksi.
"Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 kami terima dan selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pandangan masing-masing fraksi," ucap Kade.(***)
Sumber: Cakaplah
Komentar Anda :