Edi Basri Direkomendasikan Pimpin DPD HKTI Provinsi Riau Periode 2025–2030
Sabtu, 28-06-2025 - 10:44:09 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Provinsi Riau secara resmi merekomendasikan H. Edi Basri, SH, M.Si sebagai Ketua DPD HKTI Riau untuk periode 2025–2030.
Rekomendasi tersebut tertuang dalam surat bernomor 603/DPD HKTI RIAU/VI/2025 yang ditandatangani oleh Ketua DPD HKTI Riau periode 2020–2025 Ir. Sukemi Indra dan Sekretaris Syofinal. Penetapan ini merupakan hasil keputusan internal organisasi yang didasarkan pada hasil survei, analisa, serta penilaian terhadap komitmen dan rekam jejak Edi Basri dalam membangun serta membesarkan organisasi petani di Bumi Lancang Kuning.
“Rekomendasi ini diberikan sebagai bentuk kepercayaan kepada sosok yang dinilai mampu membawa HKTI Riau menjadi lebih maju dan berdaya saing, terutama dalam memperjuangkan hak-hak petani dan mendukung kemandirian pangan daerah,†demikian bunyi petikan dalam surat tersebut.
Menanggapi rekomendasi itu, Edi Basri menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan HKTI sebagai rumah besar petani Riau bukan sekadar organisasi, tetapi juga sebagai solusi atas berbagai persoalan pertanian.
"Insya Allah, amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan moto saya: 'Ada Pertanian, Ada Kehidupan. Insan Pertanian adalah Pejuang Kehidupan'. Kita ingin HKTI benar-benar hadir dan memberi manfaat nyata bagi petani di seluruh pelosok Riau," ujar Edi Basri.
Lebih lanjut, Ketua Komisi III DPRD Riau ini mengungkapkan bahwa susunan pengurus DPD HKTI Provinsi Riau sudah terbentuk dalam waktu dekat pihaknya akan menyusun program kerja yang sejalan dengan arah kebijakan DPN HKTI hasil Musyawarah Nasional ke-X di Jakarta. Selain itu, ia juga menyiapkan program strategis yang fokus pada peningkatan kapasitas petani, akses terhadap pasar, serta penguatan sinergi dengan pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan pertanian yang modern dan berkelanjutan. (***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :