Kabar Gubri Wahid Masuk PSPS Pekanbaru Telah Berkembang Dua Bulan Terkhir, Lalu Bagaimana Perkembangannya?
Riau12.com- PEKANBARU - Kabar tentang Gubernur Riau, Abdul Wahid ingin masuk ke PSPS Pekanbaru sudah beredar dua bulan terakhir.
Memperkenalkan jajaran manajemen yang dikakukan salah satu Owner PSPS, Gede Widiade beberapa waktu lalu menjadi buktinya.
Kala itu, Senin malam (16/6/2025) di Jakarta, digelar pertemuan antara manajemen PSPS dimana Gede Widiade hadir dengan Pemprov Riau yakni asisten I Zulkifli Syukur dan Kadispora Riau Erisman Yahya.
Pertemuan membahas soal penggunaan Stadion Rumbai jadi homebase PSPS musim ini.
Di akhir pertemuan, Gede Widiade memperkenalkan para jajaran manajemen.
Ada CEO yang diisi Effendi Syahputra, COO Edward Riansyah, Deputi CEO Raja Faisal Febnaldi, manajer Hendrayanto atau Toger dan asisten manajer Fadli.
Tiga nama terakhir merupakan orang kepercayaan Gubri Abdul Wahid.
Terlebih Raja Faisal Febnaldi yang menjabat Kepala Bagian Protokol-Biro Adpim Sekretariat Daerah Provinsi Riau saat ini.
Raja Faisal sendiri belum mau berkomentar jauh terkait posisinya di PSPS.
Begitu juga dengan perkembangan tim.
"Tunggu dulu ya. Nanti mau ketemu dulu sama pak Gede," ujar pria yang akrab disapa Gopal ini pada Tribunpekanbaru.com, Jumat (20/6/2025).
Begitu juga dengan langkah Gubri yang masuk ke PSPS Pekanbaru.
Hanya saja ia menegaskan Gubri Wahid sangat peduli dengan PSPS Pekanbaru.
"Pak Gubri sangat wellcome dengan PSPS," tegasnya Gopal.
Masuknya Gubri Wahid ke PSPS Pekanbaru masih simpang siur. Apakah akan membeli saham atau cara membawa sponsor.
Beredar kabar, Gubri Abdul Wahid ingin masuk ke PSPS Pekanbaru dengan cara membeli saham.
Namun hal ini belum terverifikasi sebab ada pihak yang menyatakan sebaliknya.
Meski demikian terkait masuk dengan membawa sponsor, hal ini dibenarkan sejumlah pihak.
Namun hingga kini, masuknya Gubri Abdul Wahid ke PSPS Pekanbaru sepertinya belum final.
Terlebih PSPS Pekanbaru belum secara resmi mengumumkan jajaran manajemen.
Langkah Gubri Abdul Wahid ingin masuk PSPS Pekanbaru sudah terlihat dari beberapa kali pertemuan dengan Gede Widiade.
Kala itu, April lalu, Gede Widiade turun gunung dari Jakarta untuk pengurusan Kerja Sama Pengeloaan Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai yang mandek 1 tahun lebih.
Pertemuan dengan Gubernur Riau Abdul Wahid pun terjadi. Pertemuan Gede Widiade dengan Gubri Abdul Wahid terus berlanjut sebanyak 2 kali.
Selain itu, Gubri Abdul Wahid juga bertemu dengan beberapa kelompok suporter PSPS Pekanbaru.
Hal-hal ini mengindikasikan Gubri Abdul Wahid ingin masuk ke PSPS Pekanbaru.
Di lini masa medsos, wacana pergantian nama dari PSPS Pekanbaru ke PSPS Riau mencuat.
Juga dibarengi dengan perubahan logo.
Namun perubahan nama dan logo batal terwujud musim ini.
Sebab pada Kongres tahunan PSSI awal Juni lalu, tidak ada pembahasan pergantian nama dan logo PSPS Pekanbaru.
Hal ini juga menguatkan ada yang belum sepakat diantara keduabelah pihak. Sehingga pertemuan demi pertemuan masih akan dilakukan kedepannya
Saat Ini Gede Widiade menjadi pemilik saham terbesar PSPS Pekanbaru. Ia menguasai sekitar 65 atau 66 persen saham PSPS.
Nah, saat ini PSPS Pekanbaru sudah melakukan persiapan menatap Liga 2 musim 2025/2026.
Jajaran pelatih sudah ditentukan dan seleksi pemain sedang berlangsung. (***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :