www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Kobarkan Kebencian dan Tuding Abdul Wahid Gubernur Intoleran, Pemilik Akun Tiktok @prog3330 Dilaporkan ke Polda Riau
Jumat, 13-06-2025 - 14:14:16 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Pemilik akun media sosial platform Tiktok atas nama @prog3330 resmi dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.
Akun @prog3330 tersebut dilaporkan lantaran konten-kontennya diduga banyak menyebarkan dan mengobarkan serta ajakan untuk membenci salah satu figur.

Laporan ke Ditreskrimsus Polda Riau itu dipimpin langsung oleh Komandan Barisan Komando 08, Dodi Sugiarto, S.IP. atas dugaan pelanggaran hukum berupa ujaran kebencian berbasis SARA, pencemaran nama baik pejabat publik, dan penyebaran informasi provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Laporan tersebut dilayangkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau pada, Jumat (13/6/2025).
Laporan tersebut juga menyertakan barang bukti berupa dua video yang telah beredar luas dan menuai kecaman dari masyarakat.

Dimana jelas Dodi, salah satu video secara terang-terangan menyebut Provinsi Riau sebagai “provinsi primitif”.

Selain itu juga dalam video tersebut telah menuduh bahwa kematian seorang siswa SD di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terjadi karena intoleransi berbasis suku dan agama.

"Narasi semacam ini tidak hanya mencemarkan nama baik masyarakat Riau, tapi juga merupakan bentuk ujaran kebencian, adu domba antar golongan, serta SARA yang sangat berbahaya bila terus dibiarkan berkembang di ruang publik " kata Dodi kepada Gagasan.

Video lainnya juga tambah Dodi. menyasar Gubernur Riau, Abdul Wahid dengan tuduhan-tuduhan serius, bahkan menggunakan istilah yang berbau rasis seperti sebutan “Ajo Wahid” dan “ternak gubernur”.

"Hal ini dinilai sebagai bentuk penistaan terhadap simbol pemerintahan daerah serta upaya membentuk persepsi negatif terhadap lembaga resmi negara " tegas Dodi.

“Kami minta Polda Riau bertindak tegas terhadap akun ini dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyebaran narasi penuh kebencian dan fitnah. Dunia maya saat ini justru lebih berbahaya dari dunia nyata jika dibiarkan menjadi sarang adu domba dan hoaks,” tegas Dodi Sugiarto usai penyerahan laporan dokumen seperti dikutip di gagasanriau.com.

Lebih lanjut, Dodi menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara menyeluruh baik di dunia nyata maupun dunia digital.

“Kita mengapresiasi komitmen Irjen Pol Herry dalam menjaga Riau tetap kondusif. Tapi ruang digital juga harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai ujaran kebencian dan fitnah ini berkembang lebih cepat dari tindakan premanisme yang selama ini kita perangi di lapangan,” tambahnya.

Barisan Komando 08 menegaskan akan terus mengawal proses hukum laporan ini hingga tuntas, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.(***)



 
Berita Lainnya :
  • Kobarkan Kebencian dan Tuding Abdul Wahid Gubernur Intoleran, Pemilik Akun Tiktok @prog3330 Dilaporkan ke Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved