www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Migas Non-Konvensional: Gulamo dan Kelok Siap Masuki Tahap Eksplorasi Lanjut
Jumat, 13-06-2025 - 12:00:57 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA – Setelah dinyatakan discovery, sumur Migas Non Konvensional (MNK) Gulamo dan Kelok kini siap membuka jalan bagi tahapan pembuktian konsep (appraisal). Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama-sama pihak terkait sedang mempersiapkan kelayakan eksplorasi tahap lanjut guna memahami dengan lebih baik potensi reservoir.

Sebelumnya, kedua sumur MNK yakni Gulamo dan Kelok menjadi pionir dalam eksplorasi MNK yang dijalankan lewat program akusisi data, fracturing (perekahan) pada interval terbatas, serta serangkaian tes termasuk flowback test. Yakni, sebuah tes dengan mengukur aliran fluida yang kembali ke permukaan setelah proses fracturing untuk mengevaluasi karakteristik dan kualitas reservoir. Flowback test merupakan langkah penting awal untuk mengetahui kemampuan reservoir dalam mengalirkan fluida ke lubang sumur dan ke permukaan yang juga menjadi indikator adanya aliran hidrokarbon minyak dan gas ke permukaan.

General Manager PHR Zona Rokan Andre Widjanarko menjelaskan, berdasar pada data dan informasi yang berhasil dikumpulkan, PHR bersama pihak terkait kini tengah mempersiapkan kajian kelayakan eksplorasi lanjutan guna memahami dengan lebih baik potensi reservoir MNK pada formasi Brown Shale.

“Fokusnya adalah untuk mendapatkan informasi tambahan yang diperlukan, termasuk dalam memastikan reservoir kemudian dapat diproduksi dengan memenuhi kaidah teknis keteknikan sekaligus dapat memenuhi aspek keekonomian,” ungkapnya.

Kepala Divisi Eksplorasi SKK Migas Sunjaya Eka Saputra mengatakan SKK Migas terus melakukan koordinasi yang intensif dengan PHR agar program-program terkait pengembangan Gulamo dan Kelok dapat dilaksanakan sesuai arahan dan persetujuan SKK Migas.

"Potensi MNK jika dikembangkan dengan baik akan memberikan tambahan produksi yang signifikan dan meningkatkan lifting di Blok Rokan sehingga berdampak positif pada peningkatkan lifting Migas secara nasional. Kami terus mendorong PHR untuk dapat mengakselerasi upaya percepatan produksi guna mendukung peningkatan lifting migas untuk mendukung program Ketahanan Energi yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto, Saat ini juga sedang disiapkan agar ada mekanisne early production dari sumur MNK sebelum POD disetujui seperti yang dilakukan untuk sumur2 GMB sebelumnya" kata Sunjaya.

Tahapan eksplorasi lanjutan, tambahnya, direncanakan melibatkan pengeboran sumur appraisal pada periode 2026-2027, serta sumur Demonstration yang akan berlangsung di tahun 2027-2028. Tidak seperti sumur sebelumnya yang berupa sumur vertical atau deviated, sumur eksplorasi lanjutan ini akan menggunakan teknologi pengeboran Long Horizontal dengan Multi-Stage Hydraulic Fracturing.

Sumur appraisal MNK adalah sumur yang dibor setelah ada penemuan minyak atau gas bumi untuk lebih lanjut membuktikan efektivitas penerapan konsep Long Horizontal dan Multi-Stage Hydraulic Fracturing, selain menentukan batas reservoir dan ukuran sumberdaya. Sumur ini digunakan untuk menguji dan mengevaluasi sumberdaya yang sudah ditemukan sebelumnya.

Sementara sumur demonstration MNK adalah sumur yang digunakan untuk membuktikan sukses sumur appraisal dapat diterapkan di area yang lebih luas, selain menunjukkan kemampuan sebuah area atau lapangan minyak dalam menghasilkan minyak bumi non-konvensional. Ini biasanya dilakukan sebagai bagian dari tahap evaluasi dan pengujian sebelum pengembangan penuh suatu lapangan.

Di sisi lain, operasi produksi migas konvensional dari interval yang lebih dangkal baik di sumur Gulamo dan sumur Kelok tengah dalam tahap persiapan. Hal ini menunjukkan komitmen PHR untuk memastikan optimalisasi sumber daya migas.

Ke depan, berbagai tahapan terus diproyeksikan untuk merealisasikan potensi reservoir MNK BSH. Kajian kelayakan tahap lanjut ekplorasi tengah berjalan, disertai persiapan pelaporan Studi Potensi MNK Rokan kepada Pemerintah Indonesia dan pengusulan KBH MNK termasuk melakukann penjajakan kemitraan dengan calon mitra strategis.

Langkah-langkah strategis ini menjadi bagian integral dari perjalanan panjang eksplorasi migas non-konvensional yang tidak hanya menitikberatkan pada ketahanan/kemandirian energi nasional, tetapi juga pada pengembangan ekonomi yang lebih luas.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Migas Non-Konvensional: Gulamo dan Kelok Siap Masuki Tahap Eksplorasi Lanjut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved