www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pengendalian Inflasi Jelang Idul Adha, Jangan Hanya Wacana Tanpa Aksi
Jumat, 30-05-2025 - 12:00:39 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, membuka Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkalis tahun 2025 di Ruang Hang Tuah, lantai II Kantor Bupati Bengkalis.

Rakor tersebut mengusung tema "Pengendalian Inflasi Daerah dalam Menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional Hari Raya Idul Adha Tahun 1446 dan MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau". Tema ini diangkat sebagai respons atas meningkatnya permintaan kebutuhan pokok menjelang hari-hari besar keagamaan.

"Rakor ini adalah bentuk nyata komitmen kita semua untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan di daerah," ujar Bagus, Kamis (29/5/2025).

Ia menegaskan, upaya menekan inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk merumuskan strategi konkret dan terukur.

Menurutnya, TPID memiliki tanggung jawab penting berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2017, mulai dari pengumpulan data harga kebutuhan pokok, perumusan kebijakan pengendalian inflasi, hingga penguatan sistem logistik di tingkat kabupaten.

Koordinasi berkelanjutan antara TPID daerah, provinsi, dan pusat dinilai sangat penting untuk menjaga sinkronisasi kebijakan serta pencapaian target inflasi nasional secara efektif.

Bagus menekankan prinsip 4K sebagai strategi utama pengendalian inflasi, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Ia meminta seluruh anggota TPID dan pemangku kepentingan untuk fokus pada pemetaan persoalan seperti fluktuasi harga, keterbatasan pasokan, dan hambatan distribusi.

"Kita tidak cukup hanya menyusun strategi di atas kertas. Langkah konkret sangat diperlukan, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha dan MTQ. Kebutuhan pokok harus tetap tersedia dan terjangkau," tegasnya.

Menutup arahannya, Bagus mengingatkan pentingnya menjaga kelancaran distribusi bahan pokok dan mengantisipasi kemungkinan kelangkaan yang bisa memicu gejolak harga.

"Stabilitas pasokan dan harga adalah kunci agar masyarakat tidak panik. Mari kita jaga situasi tetap kondusif menjelang momen penting ini," ungkapnya. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Pengendalian Inflasi Jelang Idul Adha, Jangan Hanya Wacana Tanpa Aksi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved