OJK Riau Cetak Duta Literasi Keuangan 2025, Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Atasi Pinjol Ilegal
Riau12.com-PEKANBARU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah.
Melalui program "Bootcamp Duta Literasi Keuangan 2025," OJK Riau meluncurkan inisiatif strategis untuk mencetak generasi muda yang cakap finansial dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito, secara resmi membuka program yang diikuti oleh puluhan mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau, setelah melalui proses seleksi ketat.
Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman literasi keuangan, mendukung inklusi keuangan, serta mencegah maraknya investasi dan pinjaman online ilegal di kalangan generasi muda.
Triyoga Laksito menyampaikan bahwa peran generasi muda sangat vital dalam mendorong perubahan perilaku keuangan masyarakat.
"Mahasiswa adalah agen perubahan. Dengan membekali mereka pengetahuan dan keterampilan literasi keuangan yang mumpuni, kami berharap mereka menjadi pionir dalam menyebarkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak," tegas Triyoga.
Kegiatan ini secara spesifik bertujuan untuk:
1. Meningkatkan Pemahaman Literasi Keuangan Mahasiswa,
2. Menciptakan Agen Perubahan Literasi Keuangan,
3. Mendukung Peningkatan Inklusi Keuangan di Riau
4. Membendung Maraknya Investasi dan Pinjaman Online Ilegal.
Triyoga juga menyoroti hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan peningkatan positif, dengan tingkat literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen (dari 65,43 persen di 2024) dan tingkat inklusi keuangan mencapai 80,51 persen (dari 75,02 persen di 2024).
"Peningkatan ini merupakan bukti bahwa berbagai program edukasi yang dilakukan OJK, baik langsung maupun melalui media, mulai membuahkan hasil. Masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan untuk perencanaan dan masa depan mereka," ujar Triyoga.
Para peserta bootcamp ini merupakan mahasiswa yang telah melalui proses seleksi ketat dan menunjukkan minat serta potensi tinggi dalam bidang literasi keuangan.
Setelah program ini, mereka diharapkan menjadi kepanjangan tangan OJK dalam menyukseskan program-program serta mendorong peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Riau.
Melalui program ini, OJK Riau juga mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang menargetkan pembentukan dua juta Duta Literasi Keuangan di seluruh Indonesia, dengan fokus edukasi pada 10 kelompok segmen prioritas, termasuk mahasiswa.
OJK Riau akan terus mendorong sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan masyarakat yang semakin sadar dan cerdas dalam mengelola keuangan.(***)
Sumber: Haloriau
Komentar Anda :