www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Realisasi APBD Riau Masuk 10 Terendah Nasional, Begini Penjelasan Gubri Wahid
Sabtu, 17-05-2025 - 10:34:18 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Provinsi Riau tercatat sebagai salah satu dari sepuluh provinsi dengan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terendah di Indonesia untuk tahun anggaran 2025. Data tersebut dirilis secara resmi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sabtu (10/5/2025), dan menjadi sorotan terkait efektivitas pengelolaan keuangan daerah.

Menanggapi hal ini, Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyatakan bahwa rendahnya realisasi APBD bukan berarti pembangunan tidak berjalan, melainkan disebabkan oleh banyaknya pembayaran tertunda yang belum dapat direalisasikan karena masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kalau anggaran rendah, itu bukan karena tidak ada pembangunan. Tapi banyak pembayaran yang masih menunggu audit BPK. Pembangunan tetap ada, hanya saja belum semua bisa dibayar," jelas Wahid usai menghadiri Halal bi Halal dan Silaturahmi Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau, Jumat sore (16/5/2025).

Ia menyebutkan bahwa sebagian besar realisasi anggaran saat ini merupakan pembayaran kewajiban dari kegiatan tahun sebelumnya.

"Banyak kegiatan tahun lalu belum terbayar karena pendapatan tidak tercapai. Sementara belanja tetap ditargetkan tinggi, tanpa penyesuaian dengan realita PAD," urainya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Riau telah menyiapkan strategi pemulihan, salah satunya melalui program relaksasi dan pemutihan pajak daerah.

"Kita sudah buat kebijakan relaksasi untuk pajak yang menunggak 2 hingga 3 tahun. Sekarang cukup bayar satu tahun saja," ujar Wahid.

Ia berharap program tersebut bisa meningkatkan pendapatan daerah dalam waktu dekat, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Selain itu, Wahid menyampaikan bahwa dirinya bersama sejumlah bupati telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna mengupayakan pendanaan tambahan melalui skema APBN.

"Kita minta program-program yang belum terdanai melalui APBD bisa dibantu melalui skema APBN. Rencana ini akan segera diumumkan," tambahnya.

Meski menghadapi tantangan serius di bidang keuangan, Pemprov Riau berkomitmen menjaga kelangsungan pembangunan dan pelayanan publik.

Namun, sejumlah pengamat mengingatkan pentingnya transparansi dan perbaikan manajemen anggaran agar realisasi APBD lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Realisasi APBD Riau Masuk 10 Terendah Nasional, Begini Penjelasan Gubri Wahid
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved