www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal, DPRD Riau Minta Alfamart dan Indomaret Buka Ruang Untuk UMKM
Kamis, 15-05-2025 - 08:52:41 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Pemprov Riau diminta lebih serius memfasilitasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar dapat menembus pasar ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret yang jumlahnya menjamur.

Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Androy Ade Rianda menilai, kehadiran ribuan gerai ritel modern di berbagai kabupaten/kota di Riau seharusnya menjadi peluang strategis untuk meningkatkan eksistensi dan daya saing UMKM lokal.

"Jumlah gerai Indomaret dan Alfamart di Riau sangat besar. Ini seharusnya menjadi wadah bagi UMKM untuk berkembang," kata Androy kepada halloriau.com, Rabu (14/5/2025).

"Jika produk mereka bisa masuk ke jaringan ritel ini, maka pertumbuhan ekonomi lokal bisa terdorong secara signifikan," sambungnya.

Menurut Androy, banyak produk UMKM Riau yang memiliki kualitas dan potensi pasar luas, namun sayangnya belum mendapat tempat di rak-rak toko modern.

Ia mencontohkan, produk khas seperti lempuk durian dari Bengkalis seharusnya bisa lebih mudah diakses masyarakat melalui distribusi ritel.

"Bayangkan kalau lempuk durian bisa dijual di gerai Indomaret di Pekanbaru atau Inhu. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Bengkalis untuk mencarinya," ujarnya.

Lebih lanjut, Androy menyoroti persoalan yang kerap menjadi hambatan utama UMKM, yakni soal sertifikasi.

Banyak pelaku UMKM di Riau yang belum memahami pentingnya legalitas seperti sertifikat halal dan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Inilah yang menjadi kendala utama. Karena itu kami mendorong Disperindag bersama pihak ritel untuk aktif membina UMKM. Pendampingan harus dilakukan, baik dalam proses sertifikasi halal, BPOM, maupun perizinan lainnya," tukasnya.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal, DPRD Riau Minta Alfamart dan Indomaret Buka Ruang Untuk UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved