www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Minimalisir Banjir, Anggota DPRD Riau Dapil Kampar Minta PLTA Buka Pintu Air Secara Bertahap
Jumat, 09-05-2025 - 08:38:58 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU-Riau12.com - Anggota DPRD Riau Dapil Kampar Diski, menilai banjir akibat tumpahan air dari Danau PLTA Koto Panjang bisa diminimalisir. Apalagi, banjir akibat bukaan pintu air PLTA tersebut sering terjadi di daerah hilir.
Tentunya hal ini sangat berdampak kepada masyarakat, terutama mereka yang bersumber pendapatan dari Sungai Kampar. Tak hanya tempat tinggal yang terendam, namun mata pencahariannya juga ikut mati.

Diski menilai, untuk meminimalisir banjir akibat dari bukaan pintu air PLTA tersebut, ia meminta agar pihak PLTA melakukan bukaan secara perlahan. Buka pintu air tidak menunggu air tersebut sudah tinggi.

"Sebenarnya banjir ini bisa diminimalisir, begitu curah hujan di Sumbar tinggi, PLTA harusnya sudah mulai membuka pintu air PLTA," ujar Diski yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Riau, Kamis (8/5/2025).

Seharusnya, kata Diski, ketika curah hujan tinggi di Sumbar, LTA sudah terkoneksi dengan BMKG di Sumbar, Kabupaten Limapuluh Kota. Sehingga mereka tahu langkah apa yang harus dilakukan.

"Jadi jangan menunggu banjir dulu, jangan tunggu air sudah tinggi. PLTA harusnya sudah membuka pintu air secara perlahan, bertahap," katanya.

Ia menyebut, sebelum banjir akibat PLTA memang ada juga banjir. Akan tetapi, banjir yang terjadi tidak sesering saat ini.
Biasanya banjir yang terjadi hanya satu kali dalam beberapa tahun. Akan tetapi, hampir setiap bukaan pintu air PLTA sejumlah wilayah yang dilalui Sungai Kampar mengalami banjir.

Di sisi lain, dirinya juga meminta PLTA menunjukkan rasa kepedulian mereka terhadap warga yang terdampak. Banyak masyarakat yang terdampak banjir akibat tumpahan danau PLTA tersebut.

"Setiap ada kejadian banjir, lihatkanlah bentuk kepedulian mereka kepada masyarakat yang terdampak. Banyak masyarakat yang terganggu perekonomiannya karena banjir," ungkapnya.

Ia menambahkan, penyebab banjir juga disebabkan oleh pendangkalan Danau PLTA. Pasalnya, saat ini daya tampung air di danau tersebut sudah menurun.

Untuk menangani hal itu perlu dilakukan normalisasi dan reboisasi di sekitar danau.(***)

Sumber: Cakaplah 




 
Berita Lainnya :
  • Minimalisir Banjir, Anggota DPRD Riau Dapil Kampar Minta PLTA Buka Pintu Air Secara Bertahap
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved