www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Miliki Potensi Besar dalam Kemajuan Ekonomi, Gubri Wahid Usulkan Pulau Rupat Jadi KEK, Ini Kata Menko Airlangga
Rabu, 07-05-2025 - 09:14:32 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA — Gubernur Riau, Abdul Wahid, memaparkan potensi besar sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Provinsi Riau kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam pertemuan di Kantor Menko Perekonomian pada Selasa (6/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wahid mengusulkan pengembangan Pulau Rupat sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam pemaparannya, Gubernur Wahid menjelaskan bahwa Riau memiliki komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan kelapa dalam yang tersebar di Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti. Selain itu, terdapat komoditas potensial lainnya seperti sagu, karet, hutan tanaman industri (HTI), dan kopi liberica di Meranti.

Wahid menekankan bahwa optimalisasi potensi tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Riau, serta berkontribusi pada pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan pekerjaan.

"Kalau ingin membangun ekonomi di Riau melalui kebijakan pemerintah pusat, menjadikan Riau sebagai hub pertumbuhan ekonomi bukan hal yang sulit, karena potensinya besar dan berdaya saing," ujar Wahid.

Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah pengembangan Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis sebagai KEK. Wahid meminta dukungan pemerintah pusat, khususnya Menko Perekonomian, untuk mendorong percepatan penetapan KEK tersebut.

Selain itu, ia juga mengusulkan pengembangan kawasan logistik perkapalan di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang memiliki garis pantai potensial dan kandungan mineral silika untuk industri.

Lebih lanjut, Wahid menyampaikan rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Bukit Batu seluas sekitar 8.000 hektare, serta menyoroti potensi Pulau Burung untuk dikembangkan menjadi kawasan industri berbasis kelapa, pertanian terpadu, dan halal hub.

Menanggapi usulan tersebut, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut baik inisiatif Gubernur Riau dan menyatakan bahwa pemerintah pusat terbuka terhadap inisiatif daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan KEK sangat bergantung pada ketersediaan dan kesiapan industri utama sebagai penopang kawasan tersebut.

"Jika industrinya sudah ada, KEK akan berkembang dengan cepat, maka itu harus dipikirkan," jelas Airlangga.

Airlangga juga menyoroti bahwa kawasan Selat Malaka memiliki potensi ekonomi besar karena menjadi jalur lalu lintas perdagangan internasional yang sibuk. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan utamanya adalah daya saing antar wilayah, karena banyak provinsi lain juga mengajukan KEK namun gagal karena infrastruktur dan kesiapan lahan yang belum memadai.

"Untuk itu, pemerintah daerah harus jeli memilih wilayah dengan kekuatan terbesar, dan menyiapkan jalan, pelabuhan, serta lahan matang agar mampu bersaing secara internasional," ungkapnya.

Airlangga mendorong Pemprov Riau untuk menyusun studi kelayakan yang matang, didukung regulasi serta komunikasi aktif dengan Dewan Nasional KEK dan tim khusus. Ia menekankan bahwa KEK harus dirancang sekompetitif mungkin agar mampu menarik investor dan bersaing di kancah internasional.

"Silakan lakukan komunikasi dengan Dewan Nasional KEK. Sebelum itu, kita minta studi kelayakannya matang dan mampu bersaing secara internasional," tutupnya dikutip dari MC.Riau. (***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Miliki Potensi Besar dalam Kemajuan Ekonomi, Gubri Wahid Usulkan Pulau Rupat Jadi KEK, Ini Kata Menko Airlangga
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved