Riau Jadi Sorotan Pertahanan Nasional, Gubri dan Penasihat Presiden Bahas Ancaman Perbatasan
Jumat, 02-05-2025 - 14:59:31 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Gubernur Riau, Abdul Wahid, menerima kunjungan Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurrachman, dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung akrab di Kediaman Gubernur Riau, Kamis (1/5/2025) malam. Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk membahas sejumlah isu strategis yang menyangkut ketahanan daerah dan nasional.
Gubri menyambut baik kedatangan Dudung dan menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat stabilitas wilayah.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan ini. Riau sebagai wilayah strategis tentu punya tantangan tersendiri, terutama karena berbatasan langsung dengan jalur perdagangan internasional di Selat Malaka,†ujar Wahid.
Dalam dialog tersebut, Gubri menyoroti persoalan penyelundupan lintas negara, terutama narkotika, yang memerlukan perhatian lebih dari pemerintah pusat.
“Potensi wilayah ini besar, tapi ancaman seperti penyelundupan juga nyata. Kami berharap isu ini menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan nasional,†tegasnya.
Sementara itu, Jenderal Dudung yang hadir sebagai Penasihat Presiden di bidang pertahanan, menyampaikan bahwa dirinya hadir di Riau juga dalam rangka memberikan kuliah umum di Universitas Islam Riau (UIR), dengan tema "Menjaga NKRI Menuju Indonesia Emas".
“Bukan hanya soal wawasan pertahanan, tetapi bagaimana membentuk karakter generasi muda agar siap menghadapi tantangan masa depan,†kata Dudung.
Ia menekankan bahwa pendidikan karakter harus sejalan dengan penguasaan ilmu, karena masa depan bangsa ditentukan oleh generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas.
“Jangan hanya pintar, tapi tidak punya karakter. Kita ingin membentuk generasi muda yang berani, jujur, dan cinta tanah air,†ujarnya.
Gubri pun menyambut baik agenda tersebut dan menilai kehadiran tokoh nasional seperti Dudung akan memberi dampak positif bagi civitas akademika serta masyarakat luas.(***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :