www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Fokus ke Program Prioritas Masyarakat, Pemprov Riau Lakukan Penyesuaian APBD 2024
Sabtu, 26-04-2025 - 09:01:15 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyatakan komitmennya untuk melakukan penyesuaian pendapatan dan pemangkasan belanja yang tidak prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2024. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Taufiq Oesman Hamid, menyampaikan bahwa Pemprov Riau telah mulai menerapkan mekanisme efisiensi sebagaimana diamanatkan pemerintah pusat. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota juga terus dilakukan guna menyelaraskan kebijakan di seluruh wilayah Riau.

“Riau sudah mengikuti mekanisme efisiensi dan terus berkoordinasi dengan daerah lain. Tujuannya agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran,” ujar Taufiq, Jumat (25/4/2025).

Salah satu fokus utama dalam efisiensi anggaran ini adalah pengurangan belanja yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat. Pemerintah daerah diminta untuk membatasi pengeluaran pada kegiatan seremonial, kajian, studi banding, seminar, hingga forum diskusi.

Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Horas Maurits Panjaitan, menegaskan bahwa pengawasan terhadap penggunaan anggaran akan dilakukan secara ketat. Bahkan, anggaran untuk perjalanan dinas di seluruh perangkat daerah diwajibkan dipangkas hingga 50 persen.

“Pemerintah daerah harus menekan belanja yang sifatnya administratif. Fokus kita adalah pada belanja yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan hasilnya bisa diukur,” jelas Horas.

Langkah efisiensi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penggunaan APBD serta memperkuat belanja yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, seperti yang dilansir dari tribunnews.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Fokus ke Program Prioritas Masyarakat, Pemprov Riau Lakukan Penyesuaian APBD 2024
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved