www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Lawan Disinformasi, Gubernur Riau: Hoaks yang Diulang-ulang Bisa Dianggap Kebenaran
Selasa, 22-04-2025 - 15:31:38 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengingatkan bahaya laten hoaks dalam era disrupsi informasi. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau periode 2025–2029 di Gedung Daerah, Senin (22/4/2025).

"Kalau kebohongan selalu diulang, kalau hoaks diulang-ulang, dia bisa dianggap sebagai kebenaran. Kebenaran itu bisa diciptakan. Walaupun dia bohong, kalau diulang-ulang, dia bisa dianggap benar," kata Wahid di hadapan para insan pers dan undangan yang hadir.

Ia menilai, di tengah arus informasi yang deras dan cepat, masyarakat harus semakin kritis dan selektif dalam menerima berita. Wahid menekankan pentingnya peran media dalam menyajikan informasi yang jernih dan berimbang.

“Berita yang Bapak Ibu sajikan akan dikemas dan membentuk opini masyarakat. Maka dari itu, kita harap yang sampai ke masyarakat adalah berita yang positif, faktual, dan berimbang,” ujarnya.

Usai acara, kepada awak media Wahid menyatakan bahwa hoaks bukan hanya mengganggu pemerintah, namun juga dapat merusak kehidupan banyak orang. "Memulihkannya butuh waktu lama, apalagi kalau sudah membekas. Baik korban fitnah maupun pelakunya sama-sama terdampak. Dalam agama pun, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan," tambahnya.

Pernyataan Wahid ini turut diperkuat oleh akademisi dari Universitas Riau, Robi Armilus. Menurutnya, hoaks bisa dipahami sebagai hasil konstruksi sosial yang sengaja diciptakan untuk kepentingan tertentu.

"Berita hoaks adalah bentuk rekayasa informasi yang disusun oleh individu atau kelompok untuk memengaruhi opini publik," jelas Robi.

Ia menyebut ada dua faktor utama yang membuat hoaks cepat menyebar: rendahnya literasi media dan dominasi media sosial. "Banyak masyarakat belum mampu membedakan mana informasi yang benar dan yang salah karena daya kritisnya rendah," ungkapnya.

Selain itu, menurut Robi, media sosial menjadi sarana penyebaran hoaks karena cepat, luas, dan minim verifikasi. Ia mengajak semua pihak, termasuk pers, untuk aktif membendung arus informasi palsu yang meresahkan.

Pelantikan SPS Riau ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis media dalam menjaga demokrasi. Dalam situasi seperti sekarang, media tidak hanya dituntut sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai benteng terakhir dalam melawan hoaks dan disinformasi. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Lawan Disinformasi, Gubernur Riau: Hoaks yang Diulang-ulang Bisa Dianggap Kebenaran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved