Riau12.com-PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Dengan menghadiri asistensi penganggaran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang digelar secara virtual bersama BPJS Ketenagakerjaan, Senin (14/4/2025) di Ruang Rapat Sekdaprov Riau.
Asistensi ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi realisasi penganggaran program Jamsostek yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat implementasi program UCJ, sebuah inisiatif nasional dalam rangka pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Deputi Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan, Hendra Novriansyah, menekankan bahwa program UCJ merupakan simbol kepedulian negara terhadap kesejahteraan pekerja, termasuk mereka yang berada di sektor informal dan pekerja rentan.
"UCJ akan mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja, menurunkan angka kemiskinan, dan memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka," ujar Hendra.
Ia juga menyampaikan bahwa target capaian program ini adalah 99,5 persen pada tahun 2045, seiring dengan visi Indonesia Emas. Saat ini, cakupan program masih berada di kisaran 40 persen.
Hendra juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah yang telah mengalokasikan anggaran dan menyusun regulasi demi perlindungan pekerja non-ASN, aparat desa, dan masyarakat yang diberdayakan oleh pemerintah.
Mewakili Pemprov Riau, Kepala Disnakertrans Riau, Boby Rachmat, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoordinasikan dengan seluruh instansi terkait agar alokasi anggaran untuk Jamsostek berjalan optimal.
"Kami siap mengikuti arahan dari pemerintah pusat, termasuk terkait data yang diperlukan. Untuk saat ini, program Jamsostek di Riau berjalan baik dan lancar," ungkap Boby.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Hengky Rhosidien, menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan Pemprov Riau, termasuk dalam hal penganggaran dari APBD dan Dana Bagi Hasil (DBH).
"Melalui sinergi ini, diharapkan seluruh kabupaten dan kota di Riau dapat berperan aktif dalam menyukseskan program UCJ," jelas Hengky.
Dengan kolaborasi antara pusat dan daerah, diharapkan pelaksanaan Universal Coverage Jamsostek dapat berjalan maksimal demi kesejahteraan seluruh pekerja Indonesia.(***)
Sumber: Halloriau
Komentar Anda :