www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Tunjangan 587 Ribuan Guru Sudah Ditransfer Pusat
Rabu, 09-04-2025 - 10:23:02 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA -Riau12.com- - Penyaluran tunjangan langsung dari pusat (Kementerian Keuangan) ke rekening guru menunjukkan tren positif. Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan, sejak diluncurkan pada 13 Maret 2025 lalu, penyaluran tunjangan guru ini sudah melampaui target triwulan I.

Nunuk mengungkapkan, mulanya target triwulan I-2025 hanya mencapai 200 ribuan. Namun, kenyataannya melebihi target yakni mencapai 587.905 atau sekitar 40 persen dari total sasaran. Menurutnya, kecepatan daerah-daerah tersebut dalam penyaluran tunjangan guru antara lain dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci.

Di antaranya, kepedulian guru dalam melakukan pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik), keaktifan guru dalam verifikasi dan validasi rekening pada Info GTK, serta respons cepat pemerintah daerah dalam memproses Surat Keterangan Tunjangan Profesi (SKTP) bagi guru yang datanya dinyatakan valid.

“Sebanyak 587.905 guru ASN daerah atau sekitar 40 persen dari 1.476.964 guru telah menerima transfer langsung tunjangan guru. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap dan terus diupayakan berlangsung lebih cepat, efisien, dan akuntabel,” tuturnya di Jakarta, Selasa (8/4).

Hingga Selasa (8/2), Kemendikdasmen mencatat sejumlah daerah yang persentase penyaluran tertinggi. Yakni Kabupaten Karangasem Provinsi Bali dengan capaian penyaluran mencapai 93 persen. Disusul Provinsi Papua Selatan (92 persen), Kota Bengkulu (91 persen), Kota Magelang, Jawa Tengah (88 persen), dan Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu (85 persen).

Tidak hanya itu, sebanyak 146.608 guru non-ASN (setara dengan 37 persen) juga telah menerima tunjangan profesi guru. Termasuk 71.166 guru non-ASN yang telah memperoleh tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan, seperti yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2024.

Lebih lanjut, Nunuk menjelaskan, penyaluran tunjangan langsung ke rekening telah memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh para guru. Kebijakan ini dinilai menjadi sebuah langkah positif, efektif, dan dapat memotivasi guru untuk memberikan layanan pendidikan bagi murid-murid.

Pihaknya pun terus mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan guru dalam memastikan proses penyaluran tunjangan berlangsung tepat waktu, tepat sasaran, dan transparan.

Guru juga diimbau aktif memperbarui data Dapodik, memverifikasi dan memvalidasi data pribadi serta rekening melalui Info GTK. Sementara Pemda diharapkan sigap dalam memproses SKTP bagi guru yang datanya dinyatakan valid.

Ya, skema pencairan tunjangan untuk guru ASN resmi diubah tahun ini. Jika sebelumnya pencairan didistribusikan melalui pemerintah daerah (pemda), kini dana langsung masuk ke rekening masing-masing guru.

Perubahan itu diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Jakarta. Prabowo mengatakan, kebijakan itu bagian dari upaya mengurangi birokrasi yang tidak efisien.

Diakuinya, skema sebelumnya jauh dari efisien. Dia mengaku tidak menemukan alasan yang logis perihal kebijakan lama yang memarkir dana lebih dahulu di pemda. ”Inilah upaya untuk mengurangi (hal) yang tidak efisien. Lama-lama untuk apa? Ditahan itu untuk apa?” ujarnya, baru-baru ini.

Guru juga diimbau aktif memperbarui data Dapodik, memverifikasi dan memvalidasi data pribadi serta rekening melalui Info GTK. Sementara Pemda diharapkan sigap dalam memproses SKTP bagi guru yang datanya dinyatakan valid.

Ya, skema pencairan tunjangan untuk guru ASN resmi diubah tahun ini. Jika sebelumnya pencairan didistribusikan melalui pemerintah daerah (pemda), kini dana langsung masuk ke rekening masing-masing guru.

Perubahan itu diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Jakarta.

Prabowo mengatakan, kebijakan itu bagian dari upaya mengurangi birokrasi yang tidak efisien.

Diakuinya, skema sebelumnya jauh dari efisien. Dia mengaku tidak menemukan alasan yang logis perihal kebijakan lama yang memarkir dana lebih dahulu di pemda.

”Inilah upaya untuk mengurangi (hal) yang tidak efisien. Lama-lama untuk apa? Ditahan itu untuk apa?” ujarnya, baru-baru ini.

Prabowo mengakui masih ada orang-orang birokrasi yang menghendaki proses yang rumit, lama, dan tidak efisien.

Karena itu, dia berharap ada evaluasi terhadap sistem dan para birokrat yang tidak bisa mengikuti perkembangan zaman.

Dia mengajak para ASN selalu berdedikasi dan bekerja sepenuh hati untuk melayani serta mempermudah urusan rakyat. Dia mengingatkan, menjadi seorang ASN merupakan pelayan rakyat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebutkan, sejak 2010 hingga 2024 atau sekitar 15 tahun, skema pencairan tunjangan guru selalu dari Kementerian Keuangan ditransfer ke rekening pemerintah daerah melalui rekening kas umum daerah.

Dari sana, tunjangan profesi guru baru ditransfer ke rekening masing-masing guru.

Terpisah, Guru SDN Karanganyar Kota Pasuruan, Jawa Timur, Indartha Meiputra mengatakan, sistem ini menjadi langkah positif dalam memastikan hak guru diterima dengan lebih cepat sehingga, besaran tunjangan pun lebih transparan.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Tunjangan 587 Ribuan Guru Sudah Ditransfer Pusat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved