www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Empat Kabupaten Riau Di Ancam Banjir
Sabtu, 21-11-2015 - 17:40:30 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-Hujan lebat masih mengguyur sejumlah kabupaten di Riau. Akibatnya, banjir meluas hingga ke-4 kabupaten, dan membuat puluhan desa terisolir karena sulitnya tranportasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger mengatakan, puluhan desa itu tersebar di Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru.

"Banjir ini disebabkan meluapnya Sungai Rokan, Sungai Kampar, dan Sungai Kuantan," kata Edwar di Pekanbaru, Riau, Jumat (20/11/2015).

Edwar menjelaskan, banjir di Kota Pekanbaru disebabkan meluapnya Sungai Siak. Banjir juga disebabkan buruknya drainase di Pekanbaru.

Menurut Edwar, pihaknya bersama BPBD kabupaten sudah mengevakuasi korban banjir, mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum untuk distribusi logistik.

Edwar mengakui dana penanganan bencana tahun ini sangat minim, yaitu Rp 2,1 miliar. Anggaran itu tak bisa ditambah karena APBD-P Riau 2015 sudah disahkan.

‪"Dana Rp 2,1 miliar itu juga termasuk untuk bencana kabut asap sebulan yang lalu. Pemprov beserta masyarakat mengharapkan uluran tangan para relawan," kata dia.

‪"Anggaran itu masih minim. Karena dana bencana tidak hanya untuk logistik dan obat, tetapi juga untuk operasional," sambung dia.

Karena itu, ‬Edwar mengatakan, pihaknya akan mengusulkan penambahan anggaran korban bencana. BPBD akan menganggarkan Rp 15 miliar di RAPBD 2016. Dana itu akan dialokasikan ke seluruh kabupaten atau kota.

‬"Anggaran itu akan dialokasikan, misalnya untuk buat posko, logistik dan lainnya," kata dia. ‬

Rendam Perkebunan dan Sawah


Selain merendam ribuan rumah di puluhan desa, banjir ini juga menggenangi persawahan dan perkebunan. Catatan Dinas Pertanian Riau, sudah ada puluhan hektare sawah dan perkebunan karet terendam.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau Askardiya Patrianov mengatakan, ada beberapa bagian sawah yang bisa diselamatkan.

‪"Selain itu, ada beberapa titik persawahan yang tergenang banjir di daerah lain. Namun, belum terdata," kata dia.

‪Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, musim hujan akan terus mengguyur Riau, Sumatra, serta wilayah lain di Tanah Air hingga akhir 2015.‬

‪"Setelah itu, akan memasuki musim kemarau disertai bencana El Nino pada awal 2016," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sugarin. (r12/str)



 
Berita Lainnya :
  • Empat Kabupaten Riau Di Ancam Banjir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved