Hingga 19 Maret, Realisasi Pendapatan Pajak Kendaraan di Riau Tembus Rp566 Miliar
Jumat, 21-03-2025 - 11:54:12 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Realisasi pendapatan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Riau sejak 1 Januari hingga 19 Maret 2025 mencapai Rp566 miliar. Angka ini setara 15,21 persen dari total target tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp3,7 triliun.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Evarita, menyebutkan rincian perolehan tersebut mencakup pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar Rp206 miliar atau 23 persen, bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Rp116 miliar atau 13,32 persen, pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) Rp232 miliar atau 17,56 persen, serta pajak pemanfaatan air permukaan sebesar Rp11 miliar atau 21,49 persen.
"Capaian ini merupakan prosentase kumulatif. Kami optimistis target perolehan PKB hingga akhir Maret 2025 bisa menyentuh angka 25 persen, apalagi dengan penambahan fasilitas dan layanan baru," ujarnya, Kamis.
Ia menyebutkan, sejumlah upaya dilakukan Bapenda Riau untuk memperluas akses layanan pajak kendaraan, di antaranya pembentukan Unit Pelaksana (UP) Bathin Solapan di Kabupaten Bengkalis dan UP Sungai Apit di Kabupaten Siak. Selain itu, Mall Pelayanan Publik (MPP) Pasir Pangaraian juga telah beroperasi, ditambah empat armada Samsat keliling untuk menjangkau masyarakat.
Bapenda juga mendorong seluruh UPT agar segera menerima mesin electronic data capture (EDC) dari Bank Riau Kepri Syariah, serta mengajukan penambahan rekening kas umum daerah (RKUD) ke Bendahara Umum Daerah (BUD).
"Kami juga menjalin kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara, karena mereka memiliki jaringan hingga ke pelosok desa seperti BRI. Masyarakat kini bisa membayar pajak kendaraan melalui agen BRILink. Bahkan perpanjangan STNK dapat dilakukan lewat aplikasi SIGNAL milik Korlantas Polri," jelasnya.
Guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Bapenda Riau juga telah mengimplementasikan sistem penagihan digital melalui layanan WhatsApp blast. Melalui sistem ini, wajib pajak menerima notifikasi dan pengingat pembayaran langsung lewat aplikasi WhatsApp. (***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :