Riau12.com-PEKANBARU – Gubernur Riau, Abdul Wahid, menggelar pertemuan dengan Satgas Swasembada Pangan (SSP) Riau guna membahas pencapaian target produksi pangan di provinsi ini. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Kediaman Gubernur, Kota Pekanbaru, Rabu (19/3/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Plt Kepala Dinas PTPH Riau, Job Kurniawan, memaparkan perkembangan program swasembada pangan di Riau. Ia menyebutkan bahwa meskipun terjadi peningkatan produksi, masih terdapat tantangan yang harus dihadapi.
“Pada intinya, kami melaporkan perkembangan swasembada pangan di Riau. Produksi meningkat, tetapi kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap waspada terhadap berbagai tantangan, seperti banjir dan kebiasaan masyarakat yang enggan menanam selama bulan puasa,†ujar Job kepada Media Center Riau.
Guna memastikan target tercapai, pemerintah akan melakukan pemantauan langsung ke petani. Salah satu fokus utama adalah mendorong petani untuk tetap melakukan penanaman selama Ramadan.
“Kami akan berkeliling ke petani untuk mencari cara agar mereka tetap menanam saat puasa, sehingga pola tanam bisa berubah. Potensi luas tambah tanam (LTT) Maret 2025 sebesar 20.000 hektare harus dioptimalkan, minimal 14.000 hingga 15.000 hektare bisa tercapai,†jelasnya.
Setiap perkembangan di lapangan akan terus dipantau dan dilaporkan langsung kepada Gubernur Riau. Wahid menekankan bahwa target yang telah ditetapkan harus terealisasi.
“Pak gubernur menekankan bahwa target ini harus dicapai. Kegiatan ini tetap harus berjalan dengan tetap menghormati efisiensi anggaran di dinas pertanian. Prinsipnya, kerja serius dan ketahanan pangan harus diselesaikan,†imbuhnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Satgas Swasembada Pangan Riau, Yoris, menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam mendukung program ini. Ia berharap kendala yang muncul selama pendampingan petani dapat segera diatasi.
“Kami sebagai satgas ingin adanya dukungan kuat dari pemerintah daerah, khususnya dari Pak Gubernur. Dengan begitu, target swasembada pangan yang telah dicanangkan untuk tahun 2025 bisa tercapai. Permasalahan yang muncul selama pendampingan akan kami selesaikan secepat mungkin,†kata Yoris.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah serta dukungan penuh dari petani dan pihak terkait, program swasembada pangan di Riau diharapkan dapat berjalan sesuai rencana. Jika target ini tercapai, Riau akan semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya. (***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :