www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Sulitnya Cari Kelapa di Riau Daerah Penghasil Kelapa, Harga Mahal 2X Lipat dari Provinsi Tetangga
Rabu, 12-03-2025 - 15:25:02 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- PEKANBARU - Selain harganya mahal, kelapa menjadi komoditas yang sulit didapatkan masyarakat di berbagai wilayah di Provinsi Riau saat ini.

Padahal bumi lancang dikenal sebagai daerah penghasil kelapa.

Untuk harganya sendiri biasanya satu kelapa dengan ukuran kecil ditingkat pengecer di Pekanbaru dijual dengan harga Rp 12 ribu.

Sedangkan ukuran besar harganya mencapai Rp 15 ribu.

Jika dibandingkan dengan harga kelapa di Provinsi tetangga Sumbar, dan Sumut kelapa hanya dijual Rp 5000 perbuahnya.

Sejauh ini meskipun daerah penghasil kelapa, namun pemasok kelapa ke Riau semuanya berasal dari Sumatera Barat (Sumbar).

Sedangkan kelapa dari Indragiri Hilir tidak digunakan santannya melainkan untuk kelapa kopra.

Payahnya lagi di berbagai Kabupaten dan Kota di Riau komoditasnya sulit didapat.

Seperti di daerah Rokan Hilir, dan Rokan Hulu, masyarakat setempat mengeluhkan komoditas ini.

Menanggapi keluhan masyarakat di pasaran ini, Ketua Komisi III DPRD Riau Adam Syafaat, Rabu (12/3/2025) mengakui ini persoalan yang serius dihadapi masyarakat di Riau.

Apalagi saat bulan Ramadhan harga kelapa juga ikut merangkak naik.

Seharusnya ditengah kondisi sulit masyarakat seperti ini, bagaimana agar banyak komoditas kebutuhan masyarakat dimudahkan dan ditekan harganya.

"Memang terjadi hukum pasar soal kelapa ini, karena permintaan tinggi, maka harganya meningkat. Sementara ketersediaan barangnya kurang," ujar Adam Syafaat.

Sejauh ini memang Riau dikenal sebagai penghasil kelapa, terutama di Inhil.

Hanya saja kelapa Inhil tidak memiliki santan yang bagus untuk masak, seperti kelapa dari Sumbar dan Sumut.

"Makanya kelapa dari Inhil itu tidak banyak yang dibuat untuk masak. Biasanya perbandingannya toga kelapa Inhil hanya satu kelapa dari Sumbar," ujar Adam Syafaat.

Namun demikian kedepannya, pemerintah menurut Adam Syafaat harus mengatur perdagangan kelapa untuk kebutuhan masyarakat.

Sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang cukup signifikan di pasaran.

"Misalnya diatur bagaimana manajemen pasarnya, jangan dilepas begitu saja yang tentunya menyulitkan masyarakat," tegas Adam Syafaat. (***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Sulitnya Cari Kelapa di Riau Daerah Penghasil Kelapa, Harga Mahal 2X Lipat dari Provinsi Tetangga
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved