www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Setelah Dilantik, Gubri Terpilih Abdul Wahid Akan Fokus Atasi Defisit APBD 2025
Kamis, 20-02-2025 - 08:55:58 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Isu defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 kini mencuat ke telinga Gubernur Riau terpilih, Abdul Wahid. Meski angka pastinya belum diketahui, Wahid tidak mengingkari adanya isu tersebut.

“Ya, saya sudah mendapatkan informasinya, tapi belum tahu data persisnya seperti apa,” kata Abdul Wahid pada Senin (17/2/2025).

Wahid menyatakan bahwa persoalan defisit tersebut akan menjadi fokus utama setelah dilantik. “Nanti kita pelajari, nanti kita carikan solusinya,” ujarnya. Setelah pelantikan, ia berencana mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas masalah ini. “Sekarang belum dilantik, nanti kalau sudah dilantik baru bisa bergerak,” tambahnya.

Sementara itu, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau akan kembali memanggil OPD Pemprov Riau untuk mengklarifikasi defisit anggaran yang awalnya tercatat sebesar Rp2,213 triliun dan dikhawatirkan dapat meningkat hingga Rp3 triliun. Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, menilai defisit tersebut disebabkan oleh tambahan tunda bayar yang muncul setelah APBD disahkan, yang berdampak pada program pembangunan 2025.

Banggar DPRD dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada 17 Februari 2025 guna memastikan kejelasan angka defisit tersebut. Selain itu, Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ihwan, menyoroti ketidaksesuaian data, di mana kesepakatan awal APBD menyebutkan defisit hanya sebesar Rp570 miliar, namun tiba-tiba angka tersebut meningkat drastis.

Untuk menelusuri penyebab dan dampak defisit yang berpotensi semakin membesar, DPRD telah memanggil sejumlah OPD terkait, seperti BPKAD, Bapenda, Bappeda, dan PUPR. Sementara itu, Tribunpekanbaru.com telah mengkonfirmasi kepada Pj Sekdaprov Riau Taufik OH dan Kepala BPKAD Riau, Indra SE, namun keduanya belum memberikan penjelasan rinci mengenai besaran defisit anggaran Pemprov Riau tahun 2025, seperti yang dilansir dari tribunnews.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Setelah Dilantik, Gubri Terpilih Abdul Wahid Akan Fokus Atasi Defisit APBD 2025
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved