www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Jaga Stabilitas Harga dan Ketergantungan Pasokan Luar, GNPIP Panen Perdana Cabe Merah di Riau
Jumat, 07-02-2025 - 09:39:44 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR - Dalam rangka mendukung implementasi program unggulan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Riau tahun 2025, dilakukan panen perdana cabai merah di lahan Kelompok Tani Jaring Mas Sejahtera, Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Kamis (6/2/2025).

Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Riau, Panji Achmad mengungkapkan, selama ini Riau masih mengalami defisit produksi cabai merah.

"Hadirnya GNPIP, khususnya melalui program pengembangan klaster komoditas cabai merah di Kampar, diharapkan dapat menambah pasokan dari hasil panen di Riau sendiri. Dengan demikian, kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah," ujarnya.

Ia menambahkan, pengurangan ketergantungan ini diharapkan dapat berkontribusi pada stabilitas harga cabai di Riau.

Namun, mengingat masih adanya defisit produksi beberapa komoditas pangan seperti cabai, beras, dan bawang merah, pengendalian stabilitas harga tetap harus ditopang oleh pasokan dari provinsi lain.

Untuk itu, GNPIP Riau juga memfasilitasi program kerja sama antardaerah (KAD) guna menjaga stabilitas harga komoditas pangan di wilayah tersebut.

Sementara itu, Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan menegaskan, panen perdana ini membuktikan bahwa secara bertahap Riau mampu meningkatkan produksi cabai merah dengan produktivitas yang lebih tinggi.

"Kami yakin Riau bisa mencukupi kebutuhan cabai merah di masa mendatang dengan dukungan teknologi digital farming dan pengelolaan pola tanam yang tepat," ucap Job Kurniawan.

Ketua Kelompok Tani Jaring Mas Sejahtera, Indra Naufal, menyampaikan bahwa panen perdana kali ini dilakukan di area seluas satu hektare dari total 48 hektare yang mereka kelola.

Ia juga menjelaskan bahwa penerapan digital farming serta pendampingan dari Bank Indonesia Riau telah memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan produksi.

"Sebelumnya, produksi cabai merah hanya mencapai 0,5 kg per pohon. Sekarang, dengan metode digital farming, produksi meningkat drastis menjadi sekitar 2,6 kg per pohon," ungkapnya.

Ke depan, koordinasi dalam program GNPIP Riau akan terus diperkuat untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung stabilitas harga pangan di Riau.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Jaga Stabilitas Harga dan Ketergantungan Pasokan Luar, GNPIP Panen Perdana Cabe Merah di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved