www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Riau Alami Deflasi 0,02 Persen Pada Januari 2025, Diskon Tarif Listrik Jadi Andil Utama
Selasa, 04-02-2025 - 11:52:59 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau merilis data terbaru yang menunjukkan Provinsi Riau mengalami deflasi sebesar 0,02 persen pada Januari 2025. Deflasi ini disebabkan oleh penurunan tarif listrik sebagai faktor utama.

Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, menjelaskan bahwa diskon tarif listrik memberikan andil terbesar dalam deflasi tersebut, yakni sebesar 10,11 persen.

"Riau mengalami deflasi sebesar 0,02 persen secara month-to-month (Januari 2025 terhadap Desember 2024), dengan penyumbang utama berasal dari diskon listrik sebesar 10,11 persen," jelas Asep saat rilis berita resmi BPS Provinsi Riau, Senin (3/2/2025).

Diskon tarif listrik ini diterapkan berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024 tentang Pemberian Diskon Biaya Listrik untuk Konsumen Rumah Tangga PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Diskon sebesar 50 persen ini diberikan kepada rumah tangga dengan daya listrik di bawah 2.200 VA dan berlaku selama Januari hingga Februari 2025.

Selain tarif listrik, beberapa komoditas lain yang turut mendorong deflasi di awal tahun ini adalah sektor perumahan, air, bahan bakar rumah tangga, serta komoditas pangan seperti tomat, jengkol, sawi hijau, dan ikan tongkol.

Namun demikian, Asep menambahkan bahwa meskipun Riau mengalami deflasi pada Januari 2025, secara year-on-year (Januari 2025 terhadap Januari 2024) provinsi ini tetap mencatat inflasi sebesar 1,12 persen.

"Penyumbang utama inflasi Provinsi Riau bulan Januari 2025 secara year-on-year adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 1,27 persen. Komoditas utama penyumbang inflasi di kelompok ini adalah minyak goreng," imbuhnya.

Inflasi juga terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,52 persen, di mana emas perhiasan menjadi komoditas penyumbang utama. Sementara itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mencatat andil inflasi sebesar 0,34 persen, dengan nasi berlauk sebagai komoditas utama. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Riau Alami Deflasi 0,02 Persen Pada Januari 2025, Diskon Tarif Listrik Jadi Andil Utama
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved