www.riau12.com
Rabu, 26-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Soal Rencana Trump Pindahkan 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia, Pengamat Bilang Begini
Rabu, 22-01-2025 - 15:41:19 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump disebut tengah mempertimbangkan untuk memindahkan sebagian dari 2 juta warga Jalur Gaza, Palestina, ke Indonesia.

Seorang pejabat di tim transisi pemerintahan Donald Trump menyebut rencana itu bagian dari usulan terkait rekonstruksi Jalur Gaza setelah agresi Israel berakhir.

Namun, rencana itu masih belum jelas bahkan termasuk kesediaan warga Gaza dipindah dan negara yang menerima mereka.


"Indonesia, misalnya, adalah salah satu lokasi yang sedang dibahas," demikian laporan NBC, mengutip pejabat transisi Trump.

Pengamat Hubungan Internasional FISIP UNRI, Saiman Pakpahan menilai wacana tersebut termasuk cara Amerika  agar nantinya bisa menambah negara satelite bentukannya. 

Perlu diketahui negara satelit adalah negara yang secara resmi merdeka yang sangat dipengaruhi atau dikendalikan oleh negara lain.

 Tidak seperti negara boneka , negara satelit umumnya diakui secara internasional oleh sebagian besar negara, karena sebagian besar dari mereka sudah menjadi negara merdeka , yang kemudian berada di bawah pengaruh negara-negara yang lebih kuat. 

Contoh negara satelit termasuk negara-negara Pakta Warsawa yang disebut negara satelit Soviet , karena mereka dipengaruhi oleh Uni Soviet . Belarus saat ini adalah negara satelit Rusia.

"Ya banyak kemungkinan paling besar itu memang soal power negara besar adidaya yang punya banyak cara menambah negara satelite, terutama asumsinya bisa jadi ke arah sana," kata Saiman. 

"Dengan cara mengungsikan dulu, ini soal sistem politik dunia internasional yang dikuasai negara negara besar," sambungnya. 

Umumnya, negara adidaya yang memiliki negara satelite memiliki ideologi yang ditanamkan dalam sistem maupun masyarakatnya. 

"Seperti, Amerika Serikat di kelompok kapitalis, dan kemudian ada Uni Soviet atau Rusia itu Komunisme Marxisme,"  ujarnya. 

Hal ini menjadi suatu alasan klasik yang nantinya negara adidaya berafiliasi dengan negara satelite yang merupakan negara kecil dan biasanya dimulai dengan pertempuran teritorial. 

Selain itu, Menurut Saiman perlu ditelusuri dan diperiksa alasan Trump menyebut nama Indonesia sebagai negara tujuan dua juta rakyat Palestina untuk diungsikan selama masa rekonstruksi. 

"Perlu diperiksa kenapa keluar dari mulut Trump nama Indonesia, kalau buat strategi politik terobosan politik, ya dia harus memunculkan inovasi sebagai Presiden Amerika, ya inikan inisiatif dari dia (Trump), dari Indonesia tidak mungkin," katanya.

Lebih jauh, Saiman menjelaskan dalam konsep Hubungan Internasional, ada dikenal dengan deterensi. 

Deterensi adalah strategi untuk mencegah musuh mengambil tindakan yang belum dimulai, atau mencegah musuh melakukan sesuatu yang diharapkan negara lain.

Negara negara Asia Tenggara pastinya memiliki sikap deterensi terhadap wacana Trump. 

"Sifat pemaksa itu ada di negara super power, reaksi Indonesia dan negara negara Asia Tenggara pasti ada, dianggap Vietnam akan menolak karena terafiliasi Rusia, negara negara China pun juga itu konsep deterence," katanya.

"Itu saya sebut tadi ada polarisasi ideologi kapitalis dan sosialis, mereka pasti tidak akan diam juga," ujarnya.(***)

Sumber: Riaumandiri



 
Berita Lainnya :
  • Soal Rencana Trump Pindahkan 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia, Pengamat Bilang Begini
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved