www.riau12.com
Rabu, 26-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Transparansi Anggaran dan Legislasi Daerah di Riau Masih Rendah
Sabtu, 11-01-2025 - 10:51:16 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -Riau12.com - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Provinsi Riau merilis hasil penilaian Indeks Keterbukaan Informasi Anggaran (KIA) dan Sistem Informasi Legislasi Daerah (SILEGDA) tahun 2024.

Penilaian ini bertujuan untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta legislasi daerah di Provinsi Riau dan 12 kabupaten/kota.

Menurut Koordinator Fitra Riau, Tarmidzi, metode penilaian dilakukan dengan tracking website pemerintah daerah menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan empat kriteria utama, yaitu keterbukaan informasi perencanaan pembangunan, dokumen proses penganggaran, dokumen anggaran, dan dokumen pertanggungjawaban anggaran.

Adapun kategori penilaian terbagi menjadi lima tingkatan: Sangat Baik (0,80–1,00), Baik (0,60–0,79), Cukup (0,40–0,59), Rendah (0,20–0,39), dan Sangat Rendah (0,00–0,19).

Hasil penilaian menunjukkan peningkatan transparansi di tingkat provinsi dengan skor 0,87 pada 2024, naik dari 0,78 pada 2023. Namun, kabupaten/kota hanya mencatat rata-rata skor 0,34, meningkat dari 0,21 pada 2023, tetapi belum mencapai kategori baik.

"Beberapa daerah seperti Rokan Hulu (0,47), Indragiri Hilir (0,41), Siak (0,41), dan Rokan Hilir (0,40) menunjukkan peningkatan signifikan. Sebaliknya, Kota Pekanbaru dan Kepulauan Meranti masih berada di kategori sangat rendah dengan skor di bawah 0,16, mengindikasikan minimnya keterbukaan dalam dokumen proses penganggaran, dokumen anggaran, dan pertanggungjawaban anggaran," kata Tarmidzi, Jumat (10/1/2025).

Dalam aspek legislasi, penilaian SILEGDA menunjukkan kinerja legislasi daerah, menurut Tarmidzi, masih memprihatinkan.

Nilai tertinggi hanya mencapai 0,43, diraih oleh DPRD Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis. Sebagian besar DPRD belum mempublikasikan dokumen penting seperti daftar program pembentukan peraturan daerah (Propemperda), daftar inventarisasi masalah (DIM), risalah rapat, dan draf peraturan daerah.

"Bahkan, tiga daerah yaitu Kota Pekanbaru, Kepulauan Meranti, dan Kuantan Singingi belum memiliki website resmi sekretariat DPRD. Informasi yang tersedia pun mayoritas hanya berupa perda yang telah disahkan, ditemukan di delapan kabupaten/kota," katanya.

Fitra Riau, kata Tarmidzi, memberikan sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan keterbukaan informasi di Provinsi Riau. Pertama, kepala daerah harus memperkuat komitmen terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, terbuka, dan akuntabel dengan memastikan data informasi dapat diakses publik.

Kedua, pemerintah daerah perlu mengembangkan sarana informasi digital yang mudah diakses masyarakat. Ketiga, Komisi Informasi Riau diminta meningkatkan edukasi kepada pemerintah daerah agar proaktif mempublikasikan informasi melalui portal resmi. Keempat, DPRD harus membuka ruang partisipasi publik dalam pembahasan legislasi dan menyediakan dokumen legislasi secara transparan.

Tarmidzi menegaskan, dengan meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi, Provinsi Riau dan kabupaten/kota dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berdaya saing.

"Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah," tukasnya.(***)


Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Transparansi Anggaran dan Legislasi Daerah di Riau Masih Rendah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved