www.riau12.com
Kamis, 27-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
DPRD Kampar Minta Syarat PPPK Tahap II Ditinjau Agar Nakes Sukarela Bisa Ikut Tes, Ini Kata BKPSDM
Selasa, 07-01-2025 - 15:20:36 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- KAMPAR - DPRD Kampar mengeluarkan rekomendasi terkait polemik Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Kesehatan yang terganjal mengikuti Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Rekomendasi itu ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Kampar.

Dikeluarkan setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan TKS dan instansi terkait, Senin (6/1/2025).

Rekomendasi yang berisi tiga poin itu dibacakan oleh Ketua DPRD Kampar, Ahmad Taridi.

Pertama, DPRD meminta Pemkab Kampar meninjau ulang persyaratan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dalam penerimaan PPPK Tahap II.

Kedua, memvalidasi data peserta. Tenaga Kesehatan mengacu kepada Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK), Guru kepada Data Pokok Pendidikan (Dapodik), dan sistem pendataan yang sama untuk instansi lainnya.

Ketiga, agar Pemkab berkoordinasi dan berkonsultasi dengan kementerian terkait. 

Sementara itu, Pemkab Kampar belum memberi pernyataan resmi untuk menanggapi rekomendasi tersebut.

Keterangan diperoleh dari Kepala Badan Kepegawaian, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kampar, Syarifuddin. 

Ia mengatakan, pembahasan terkait TKS akan dibawa dalam rapat bersama Kepala Daerah. Rapat diagendakan Selasa ini atau Rabu. 

"Kami rencana akan rapat dengan Pak Bupati untuk membahas skema yang bisa. Bagaimana mekanismenya? Kalau nggak hari ini, mungkin besok," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (7/1/2025).

Ia mengisyaratkan tuntutan TKS sulit diakomodir.

Termasuk ihwal SPTJM. Menurut dia, SPTJM berkaitan dengan beberapa hal mendasar dalam pengadaan PPPK.

SPTJM menyangkut kesiapan anggaran untuk gaji dan pertanggungjawaban di kemudian hari.

Menurut dia, bahkan ada SPTJM yang harus diteken Bupati dan Sekretaris Daerah dalam kondisi tertentu.

Bukan hanya pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"SPTJM itu bukan hanya OPD. Bahkan Sekda juga meneken SPTJM untuk sekretariat daerah dan sekaligus beliau sebagai Sekretaris Dewan juga. Sampai Bupati juga," ujarnya. 

Ia mengakui, pengadaan PPPK memang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah.

Tetapi tidak terlepas dari sistem seleksi yang ditetapkan Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

"Ibaratnya, SPTJM itu pernyataan kesiapan anggaran. Nggak mungkin nanti (peserta seleksi PPPK) sudah dapat NIP (Nomor Induk Pegawai), tapi anggaran untuk gajinya nggak ada," ujarnya. 

Ia belum memiliki gambaran tentang skema dan mekanisme yang dapat ditetapkan untuk mengakomodir TKS.

Meski begitu tetap akan dibahas bersama Kepala Daerah. 

"Peluangnya (TKS dapat mengikuti Seleksi PPPK) sempit," katanya.

Ia masih enggan menyatakan 200 orang lebih TKS Kesehatan itu tidak berpeluang lagi.(***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • DPRD Kampar Minta Syarat PPPK Tahap II Ditinjau Agar Nakes Sukarela Bisa Ikut Tes, Ini Kata BKPSDM
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved