Riau12.com-JAKARTA – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah menyusun kajian strategis untuk menyederhanakan proses perizinan usaha di daerah. Langkah ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Kepala BSKDN, Yusharto Huntoyungo, menjelaskan bahwa kemudahan perizinan tidak hanya akan membuka peluang investasi, tetapi juga memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Dalam kajian ini, kami memberikan masukan strategis kepada Mendagri untuk meningkatkan layanan perizinan demi menurunkan angka kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,†kata Yusharto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Yusharto mengungkapkan, proses perizinan yang lambat dan kompleks seringkali menjadi kendala utama dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan pelaku UMKM berkembang, tetapi juga menghambat masuknya investasi yang dapat menciptakan lapangan kerja baru.
“UMKM adalah pilar utama ekonomi daerah. Namun, mereka membutuhkan akses yang mudah dalam perizinan untuk berkembang dan berkontribusi pada pengurangan kesenjangan ekonomi,†imbuhnya.
Sebagai solusi, BSKDN mengusulkan strategi penyederhanaan layanan perizinan di daerah. Hal ini mencakup pemetaan kebutuhan penguatan pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan yang lebih baik di masa mendatang.
Dorong Digitalisasi dan Kolaborasi
BSKDN juga mendorong pemerintah daerah untuk mengadopsi teknologi digital guna menciptakan layanan perizinan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Menurut Yusharto, penerapan sistem digital tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Kita memerlukan sistem yang terintegrasi agar proses perizinan dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan akuntabel,†tegasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan layanan perizinan yang optimal. Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik di daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan.
“Kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan perizinan, terutama di daerah yang kinerjanya masih rendah,†tutupnya. (***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :