www.riau12.com
Sabtu, 29-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Ketua Komisi III DPRD Riau Sebut Penerimaan Pajak Air Permukaan Tidak Masuk Akal
Senin, 30-12-2024 - 09:59:11 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dinilai Ketua Komisi III DPRD Riau masih jauh dari harapan.

"Ada sekitar 300 pabrik di Riau yang menggunakan air permukaan, tapi pajak yang diterima hanya Rp50 miliar. Ini tidak masuk akal," Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri, pada Minggu (29/12/2024).

Edi menduga laporan penggunaan air permukaan yang disampaikan perusahaan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. "Laporannya asal-asalan. Ini yang akan kita tertibkan," tegasnya.

Politisi Partai Gerindra tersebut mengungkapkan, pihaknya akan mendatangkan ahli dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memperkirakan kebutuhan air permukaan di beberapa pabrik.

"Untuk mengetahui kapasitas pabrik, misalnya 45, 65, atau 80 ton per jam, kita perlu ahli yang bisa menghitung kebutuhan airnya," jelas Edi.

Ia juga menyoroti penggunaan alat ukur air oleh pabrik-pabrik di Riau yang tidak diawasi dengan baik. "Selama ini mereka menggunakan alat ukur sendiri, dan tidak ada yang mengontrol. Bisa saja datanya dimanipulasi. Kita tidak percaya begitu saja," katanya.

Edi menambahkan, estimasi penggunaan air pabrik dapat dihitung berdasarkan jenis mesin yang digunakan. "Kalau mesinnya seperti ini, berapa air yang diperlukan bisa kita prediksi. Jadi, kita akan undang ahli-ahli untuk memastikan hal ini," tutupnya.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Ketua Komisi III DPRD Riau Sebut Penerimaan Pajak Air Permukaan Tidak Masuk Akal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved