Disparekraf: Jual Wisata Riau, Tak Masalah Sedikit Lebay dan Narsis
Kamis, 12-11-2015 - 14:57:08 WIB
PEKANBARU, Riau12.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau, Fahmizal Usman mengaku bahwa strategi pemasaran agar wisata Riau bisa menjual tidak masalah jika dilakukan sedikit "lebay" atau berlebihan.
Karena jika tidak "berlebihan", itu berarti tidak jualan. "Biar terkesan 'lebay', dan itu memang wajar di dunia pemasaran wisata," ujar Fahmizal, Kamis (12/11/2015) di Pekanbaru.
Karena strategi seperti itu sudah banyak dilakukan oleh-oleh provinsi dan daerah yang telah lebih dulu berkembang dengan sektor pariwisatanya.
"Kalau tidak, kita akan ketinggalan. Tidak mungkin kita mengatakan bahwa jalan menuju suatu objek wisata sulit ditempuh, jalan rusak, belum diaspal dan lainnya. Sementara kita dalam kapasitas 'menjual diri'," ungkap Fahmi.
Selain konsep sedikit 'lebay', Fahmi juga mengatakan ada strategi lain yang juga biasa dilakukan, yakni sedikit narsis. "Ya selain itu ya harus narsis," tukasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah menguatkan diri di sektor Pariwisata. Karena selama ini, banyak potensi yang seharusnya bisa tergarap maksimal, namun belum tersentuh.
Begitu banyak wisata di Riau yang seharusnya bisa dijual. Seperti Wisata Alam, Kuliner dan Buatan.
Karena selama ini, Riau hanya dikenal sebagai penghasil minyak dan gas saja. Sementara sektor pariwisata belum dikenal luas oleh wisatawan nusantara dan mancanegara.
"Jangan hanya karena minyak saja Riau dikenal, kita juga harus dikenal sebagai daerah potensi wisata," tegas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, beberapa waktu lalu.(r12/hr)
Komentar Anda :