www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
HIV/AIDS di Riau Meroket
Kamis, 12-11-2015 - 08:29:44 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riau12.com - Tingginya angka penderita HIV (Human Immunodeficiency Virus)/ AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Bumi lancang Kuning membuat kalangan Legislatif prihatin.

Pasalnya, di tahun 2014 saja, Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sedikitnya ada 34 warga Riau terserang penyakit mematikan tersebut.

Anggota DPRD Riau, Jhon Romi mengatakan, dalam memerangi meningkatnya penderita HIV dibutuhkan partisipasi dari semua pihak, baik itu instansi terkait yakni Dinas Kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta orang tua.

"Kita prihatin mendengar di media kalau penderita HIV/AID di Riau mengalami peningkatan, yang kita baca di tahun 2013 ada 19 warga terserang penyakit itu, lalu di tahun 2014 meningkat lagi menjadi 34 orang. Artinya dari melihat kondisi ini peran semua pihak sangat dibutuhkan untuk mengatasi HIV. Karena pada jaman sekarang bukan hanya menimpa pada orang dewasa namun juga kini telah beredar pada kalangan remaja dan juga kalangan penyuka sesama jenis," terangnya, Kamis (12/11/2015).

Politisi PDI Perjuangan ini, juga mengatakan bahwa semangat untuk memberantas HIV di Pekanbaru, Riau umumnya, harus terus digalakkan sehingga ke depannya HIV tidak lagi bisa masuk ke Bumi Lancang Kuning.

"Termasuk juga pihak sekolah untuk bisa melakukan pengawasan terhadap anak, memang kita juga tidak bisa menyalahkan para guru, tetapi kita harapkan agar dapat mengawasi jam istirahat para siswa. Sebab, seperti yang apa saya katakan tadi persoalan ini bukan hanya terjadi pada kalangan dewasa, namun juga di kalangan remaja," tuturnya.

Ke depan atas kondisi tersebut, dan harus ditindaklanjuti dan menjadi perhtian dari berbagai instansi, maka pihaknya di komisi III yang membidangi kesehatan akan segera melakukan tindakan dengan segera akan berkoordinasi bersama dinas kesehatan serta dinas terkait lainnya.

"Informasi berita yang kita terima dari kawan-kawan wartawan terkait meningkatnya penderita HIV di Riau, akan kita jadikan suatu masukan, untuk segera bergerak aktif bersama dinas terkait," pungkasnya.(r12/hr)



 
Berita Lainnya :
  • HIV/AIDS di Riau Meroket
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved