www.riau12.com
Selasa, 01-09-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
DPRD Riau Minta Pemprov Riau Antisipasi Cuaca Ekstrem Dengan Teknologi Modifikasi Cuaca
Selasa, 29-10-2024 - 13:12:19 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU-Riau12.com - Anggota DPRD Riau Hardianto, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera mengambil langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut dengan menerapkan teknologi modifikasi cuaca.

Hal ini disampaikannya mengingat kondisi suhu yang semakin panas, terutama pada siang hari, dan juga terasa gerah di malam hari.

"Suhu udara belakangan ini sangat panas, bahkan malam hari juga membuat gerah. Biasanya di akhir tahun ini sudah masuk musim hujan, tetapi kondisi cuaca sulit diprediksi. Oleh karena itu, saya minta pemerintah mempertimbangkan rekayasa cuaca dengan hujan buatan," kata Hardianto, Selasa (29/10/2024).

Menurut data BMKG Pekanbaru, panasnya suhu udara di Riau dipengaruhi oleh Siklon Tropis Kong-Rey yang muncul setelah Siklon Trami di Filipina. Siklon ini menarik massa udara panas ke wilayah Riau, menyebabkan suhu tetap tinggi meski sudah memasuki musim hujan.

Hardianto menyebutkan, rekayasa cuaca dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak cuaca panas yang bisa membahayakan kesehatan masyarakat. Ia mengimbau warga untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih, buah, dan sayuran agar terhindar dari dehidrasi.

Selain fenomena alam, Hardianto juga menyebut masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih kerap terjadi di Riau sebagai salah satu penyebab kondisi cuaca ekstrem.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara Pemprov, pemerintah kabupaten/kota, dan instansi terkait dalam menangani karhutla.

"Kepada teman-teman di kabupaten/kota, saya minta agar penanganan karhutla dijadikan prioritas. Ini masalah tahunan, harus ada pembelajaran dari kejadian sebelumnya," ujar politisi Partai Gerindra itu.

Hardianto juga mengapresiasi kontribusi aktif kepolisian dalam pemadaman kebakaran dan menegaskan pentingnya langkah pencegahan agar tidak muncul titik api baru.

Sebagai tambahan, ia juga mengajak masyarakat dan pemerintah untuk melaksanakan Salat Istisqa, sebagai bentuk upaya spiritual dalam meminta hujan. (ADV)(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • DPRD Riau Minta Pemprov Riau Antisipasi Cuaca Ekstrem Dengan Teknologi Modifikasi Cuaca
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved