www.riau12.com
Senin, 31-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Marak Serengan Buaya, DKP Riau Koordinasi dengan Pusat Terkait Kewenangan
Rabu, 23-10-2024 - 15:59:03 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Beberapa kasus serangan buaya menyasar nelayan yang tengah mencari nafkah di sungai beberapa waktu belakangan ini kerap terjadi di Provinsi Riau. 

Di mana dari kejadian tersebut mengakibatkan korban luka parah dan ada pula meninggal dunia.

Sementara pada Undang-Undang No. 32 Tahun 2024, yang merupakan perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dalam pengelolaan konservasi satwa liar, termasuk buaya di perairan laut.

Regulasi ini mengalihkan kewenangan konservasi buaya dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) ke Kementerian Kelautan dan Perikanan serta pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Yurnalis mengatakan, peralihan kewenangan tersebut memang sudah berlaku. Namun hal tersebut masih menjadi sesuatu yang baru bagi pihaknya.

"Revisi UU ini masih merupakan sesuatu yang baru bagi kami dan perlu turunan lebih lanjut, seperti PP dan Permen. Kemudian kami juga belum punya SDM untuk menangani atau melakukan evakuasi terhadap buaya tersebut," katanya.

Karena itu, saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Karena memang hingga saat ini pihaknya belum memiliki tenaga ahli dibidang tersebut.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat turun PP dan Permen sehingga jelas arahnya ke mana. Sehingga kami juga bisa menyiapkan SDM nya," sebutnya.

Untuk diketahui, sejak satu bulan belakangan telah terjadi beberapa kasus penyerangan oleh buaya di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Kasus pertama terjadi di Sungai Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang menewaskan Andika pada (15/9/2024).

Kemudian pada Kamis (19/9/2024) kembali terjadi peristiwa serupa yang menewaskan Yasmin (68) di Parit Bekoan, Sudun Teluk Durian, Kepenghuluan Teluk Nilap, Kecamatan Kubu Babussalam, Rokan Hilir.

Setelahnya seorang nelayan bernama Hariono (34) ditemukan tewas akibat serangan buaya saat mencari ikan di Sungai Rokan, Kepenghuluan Jumrah, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Selasa (8/10/2024).(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Marak Serengan Buaya, DKP Riau Koordinasi dengan Pusat Terkait Kewenangan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved