www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Black Dot Antara Soeharto dan Megawati: Apa Pembangunannya? Saya Merasa Menjadi Korban
Selasa, 30-07-2024 - 15:57:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengkritik Presiden ke-2 Soeharto saat berpidato kebangsaan dalam mukernas Perindo di MNC Tower, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juli 2024. Megawati menilai, dari persepektif sejak, ada black dot antara dirinya dengan Soeharto.

"Ketika Pak Harto jadi presiden itu menurut saya dari seluruh perjalanan sejarah kita itu merupakan black dot," kata Megawati, dikutip dari kumparan.

Menurutnya, ada masalah dengan cara berpikir Soeharto selama menjabat presiden. Ia menerapkan sukarnoisasi.

De-sukarnoisasi adalah kebijakan yang ambil pemerintah Orde Baru untuk memperkecil peranan dan kehadiran Soekarno dalam sejarah dan dari ingatan bangsa Indonesia. Megawati merasa menjadi korban dari kebijakan ini.

"Saya enggak ada masalah dengan beliau, tapi cara berpikir dan politiknya waktu itu beliau saya sendiri sampai hari ini saya tak mengerti saya jadi korban, juga teman-teman saya waktu itu," ucap Megawati.

"Kami tidak boleh kuliah dengan tidak ada reason alasan, apa alasannya? Karena waktu itu beliau melakukan de-sukarnoisasi dan tidak mengerti saya kalau de-sukarnoisasi, so what? Apa yang akan dia tampilkan?" tambah dia.

Ketua Umum PDIP ini mengatakan Soeharto adalah bapak pembangunan. Namun ia tidak melihat pembangunan apa yang ditinggalkan Suharto.

"Tentu kritik membangun. Beliau hanya dapat gelar bapak pembangunan tapi apa pembangunannya? Bagi kami pembangunan paling penting pembangunan mental bangsa bukan fisik," kata Megawati.(***)

Sumber: Riauonline



 
Berita Lainnya :
  • Black Dot Antara Soeharto dan Megawati: Apa Pembangunannya? Saya Merasa Menjadi Korban
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved