www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Kalahkan Cabai Merah, Harga Rawit Dipekanbaru Melonjak Capai Rp 85 Ribu Per Kg
Jumat, 26-07-2024 - 15:35:54 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Harga cabai rawit di pasar tradisional Pekanbaru mengalami lonjakan signifikan pada Jumat (26/7/2024). Rawit mengalahkan cabai merah dengan harga jual Rp85.000 per kilogram.

Sementara harga cabai merah Medan yang berada di angka Rp56.000 per kilogram dan cabe merah Bukit yang dijual seharga Rp60.000 per kilogram.

“Cabai merah Medan dan cabai bukit masih aman. Yang naik itu harga rawit, yang hari ini sudah mencapai Rp85.000 per kilogram," ujar Ani, seorang pedagang di Pasar Pagi Arengka, Jumat ini.

Selain rawit, komoditas lain seperti bawang merah dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp38.000 per kilogram, dan tomat Rp8.000 per kilogram. Kentang, yang sebelumnya dijual Rp22.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp18.000 per kilogram.

Sementara ayam potong ukuran besar dijual dengan harga Rp27.000 per kilogram dan ukuran kecil Rp30.000 per kilogram.

Agus, pedagang lainnya, menyebutkan bahwa fluktuasi harga pada cabe dan sayur-sayuran sering terjadi karena faktor cuaca dan hasil panen. “Sekarang ini sudah musim panas. Mudah-mudahan pasokan dari petani aman dan distribusi dari daerah tidak terganggu,” katanya.

Selain rawit, harga minyak goreng MinyaKita juga mengalami kenaikan pasca kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Rp14.000 menjadi Rp15.700. Harga jual MinyaKita di tingkat pedagang kini berkisar antara Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter.

Masyarakat juga mengeluhkan harga gula pasir yang kini mencapai Rp17.000 per kilogram. Kondisi ini menambah kekhawatiran terkait kestabilan harga kebutuhan pokok di Pekanbaru.(***)

Sumber: halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Kalahkan Cabai Merah, Harga Rawit Dipekanbaru Melonjak Capai Rp 85 Ribu Per Kg
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved