www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Masih Ada Hotspot di Sumatera, Riau Perpanjang Status Darurat Asap Hingga 30 November 2015
Minggu, 01-11-2015 - 07:16:16 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riau12.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau memutuskan memperpanjang status darurat asap di wilayah tersebut selama sebulan mendatang, mengingat masih adanya hotspot di Sumatera Selatan dan kemungkinan musim hujan belum tiba.

"Seluruh anggota tim penanggulangan bencana asap sepakat status siaga darurat penanggulangan karlahut diperpanjang hingga 30 November 2015," ungkap Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, Sabtu, di Pekanbaru.

Menurut Edwar Sanger, sebelum mengambil kesepakatan tersebut pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Riau dengan tim satgas Karlahut di Posko Satgas Karlahut di Lanud Roesmin Noerjadin Pekanbaru.

Kesepakatan ini juga diambil menimbang beberapa kondisi saat ini. Selain juga untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. Karena di Provinsi Sumatera Selatan masih terdapat hotspot.

"Prediksi masih fluktuatif, sebab belum masuk musim hujan," ujarnya.

Diakuinya selain juga akan habisnya masa berlaku status pencemaran udara akibat kabut di Provinsi Riau 1 November esok.

"Kami juga menetapkan perpanjangan status Riau darurat pencemaran udara akibat kabut asap sudah koordinasi dengan BMKG," tuturnya.

Edwar Sanger mengingatkan tim saat ini lebih banyak mencegah dari pada penanggulangan api.

"Jangan sampai lengah, hotspot di Riau¿ menurun namun¿ asap kembali muncul. Dengan pertimbangan itu, status diperpanjang," tegasnya lagi mengulang.

Demikian juga dengan adanya tim satgas TNI yang baru didatangkan, terang dia akan dimanfaatkan seoptimal mungkin.

"Kami minta mereka disosialisasikan tentang hal ini, sehingga mudah-mudahan saat ditempatkan oleh komandan, agar bisa mencegah pembakaran lahan," pungkasnya.

Berdasarkan pengamatan antara di lapangan kualitas udara Pekanbaru secara umum mulai membaik. Hujan yang menyirami beberapa wilayah  menjelang sore pada intensitas lebat antara 1-1,5 jam perhari membuat matahari mulai terlihat cahayanya.

Papan Indeks Standar Pencemaran Udara yang dipajang pada tiga titik sudah menunjukkan kualitas sedang dengan nilai 65 Psi pagi ini.

Aktifitas belajar mengajar disemua jenjang pendidikanpun mulai normal dua hari ini.(r12/ant)
 



 
Berita Lainnya :
  • Masih Ada Hotspot di Sumatera, Riau Perpanjang Status Darurat Asap Hingga 30 November 2015
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved