www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Asap Belum Tuntas, Riau Dirundung Masalah Baru
Sabtu, 31-10-2015 - 11:02:45 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riau12.com - Kabut asap mulai menipis. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di beberapa daerah di Riau juga telah berangsur ke kategori "Sedang" dan "Baik". Guyuran hujan beberapa waktu terakhir cukup menghalau kabut asap.

Namun belum lagi kualitas udara seluruhnya membaik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah dikuntit bencana baru. Kemarau panjang yang melanda beberapa bulan terakhir membuat fenomena krisi air di Riau.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah untuk bersama-sama memikirkan dan mencarikan solusi.

"Semuanya harus terlibat. Pemkab, camat hingga pemuka masyarakat harus ikut mencarikan solusi. Bisa saja dengan menyiapkan mobil tanki air, membuat sumur dan cara penanggulangan lainnya," kata Andi Rachman, di Pekanbaru.

Daerah Aliran Sungai (DAS) dianggap bisa sebagai salah satu solusi untuk menangani krisis air tersebut. "Kita ada sungai seperti Sungai Kampar dan lainnya," sambung Andi Rachman.

Kondisi ini juga diperparah dengan prediksi kembali terjadinya Elnino (kemarau panjang) pada Februari 2016 mendatang. "Mari bersama-sama memikirkan ini," ulang Andi.

Kemarau panjang yang melanda Provinsi Riau beberapa bulan terakhir juga berdampak kepada meluasnya kebakaran hutan dan lahan. Kabupaten Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan beberapa lainnya menjadi daerah yang rajin menyumbang titik api.

Selain itu, Provinsi Riau juga tengah dipusingkan dengan krisis listrik. Defisit daya 30-40 megawatt mengharuskan PLN memberlakukan pemadaman bergilir dengan jatah 2 jam setiap harinya.(r12/hr)



 
Berita Lainnya :
  • Asap Belum Tuntas, Riau Dirundung Masalah Baru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved