www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kasatlantas: Razia Sepekan 1.225 Motor Ditilang
Jumat, 30-10-2015 - 14:15:11 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riau12.com-Operasi Zebra Siak 2015 di Kota Bertuah sudah berlangsung selama satu pekan. Selama 7 hari pelaksanaan Ops Zebra itu, Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru beserta unit lantas jajaran polsek berhasil menjaring 1.701 pelanggaran. Dari jumlah tersebut sedikitnya ada 1.427 kendaran yang ditilang dan mayoritasnya 1.225 adalah sepeda motor.

"Ops Zebra Siak 2015 sudah kita laksanakan selama seminggu. Kita bersama unit lantas polsek telah menjaring 1.701 pelanggara lalu lintas. Terdiri dari 1.427 tilang dan 274 teguran. Kemudian dari 1.427 tilang tersebut, tilang terbanyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor dengan jumlah mencapai 1.225," kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi Zulanda kepada wartawan, Jum'at (30/10/15).

Masih menurut Zulanda, selama pelaksanaan Ops Zebra, pelanggaran terbanyak yang ditemukan adalah ketidaklengkapan surat-surat kendaraan dengan total sebanyak 722 pelanggaran. Kemudian 316 tidak menggunakan helm dan 139 tindakan melawan arus. Ia menegaskan, khusus pelanggaran tidak menggunakan helm dan tindakan melawan arus pihaknya fokus melakukan penindakan. Apalagi pelanggaran tersebut dinilai sangat fatal dan jika terjadi kecelakaan dapat menyebabkan korban luka berat maupun meninggal dunia.

Sementara dilihat dari usia para pelanggar lalu lintas, usia 16-20 tahun mencapai 249 orang, 21-25 tahun sebanyak 442 orang dan usia 26-30 tahun sebanyak 312 orang. Berdasarkan data itu, pelanggar lalu lintas umumnya didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa, sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas masih nihil.

"Kedepan, guna menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalin lainnya, kita akan melakukan penertiban dengan berkoordinasi bersama instansi lain, seperti POM AU atau AD. Penertiban diutamakan di tiap-tiap lokasi yang rawan pelanggaran lalu lintas," tutupnya.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Kasatlantas: Razia Sepekan 1.225 Motor Ditilang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved