www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Heboh Satpol PP Minta Uang ke Nenek Pemilik Kontrakan, Kaban Zulfahmi Tanggapi Begini
Jumat, 21-06-2024 - 15:55:06 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Heboh, seorang nenek berusia 66 tahun, Mardiana di Pekanbaru didatangi tiga pria berseragam Satpol PP. Nenek tersebut dimintai uang Rp3 juta, setelah diketahui usaha rumah kontrakannya belum berizin.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian akan menusuri kebenaran peristiwa terjadi di salah satu rumahnya di Jalan Cipta Karya itu.

"Terima kasih informasinya, nanti akan kita tindaklanjuti informasi ini," katanya, Jumat (21/6/2024).

Diketahui juga ketiga pria berseragam Satpol PP itu tanpa adanya surat tugas atau dokumen resmi. Mereka langsung menanyakan tentang izin pembangunan rumah kontrakan milik Mardiana.

"Kalau ada anggota Satpol PP yang datang tanpa surat perintah tuga, jangan dilayani. Laporkan ke Satpol PP Pekanbaru, agak tidak terjadi lagi hal seperti ini," tambahnya. Ia juga menambahkan jika terbukti ketiga pria itu anggota Satpol PP Pekanbaru, akan dikenai sanksi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mardiana (66) ditanyai izin rumah kontrakan oleh ketiga pria yang berseragam Satpol PP Pekanbaru. Tamu yang tak diundang itu juga meminta uang Rp 3 juta terkait izin mendirikan rumah kontrakan.

Salah satu pria itu mengaku sebagai "orang lapangan" dan menanyakan apakah Mardiana ingin mengurus izin di kantor atau di lapangan.

"Saya bilang 'Bagaimana kalau minta surat izin?' Dia bilang 'saya lapangan. Jadi ibu mau ke kantor atau lapangan' jadi saya tanya gimana caranya," lanjut Mardiana.

Ketiga pria tersebut kemudian meminta uang Rp 1 juta per pintu kontrakan, karena Mardiana memiliki tiga pintu kontrakan yang baru dibangun.

"Mereka bilang 1 pintu bayar Rp 1 juta. Ibu bayar Rp 3 juta (untuk 3 pintu). Kan saya bilang tidak ada uang. Terus mereka nanya 'saya mau dengar dari ibu', ya saya bilang hanya ada Rp 300 ribu (untuk satu pintu)," tuturnya dikutip dari detiksumut.

Mardiana mengatakan, uang Rp 900 ribu itu diminta untuk mengurus surat-surat lapangan. Meski yakin karena mereka mengenakan seragam dinas, cucunya, Wahyu, yang saat itu mendampingi, merasa curiga karena ketiganya tidak membawa surat tugas dan menolak difoto saat menerima pembayaran.

"Mereka bilang 'Jangan difoto pas nerima duit bang, nanti diviral-viralin'. Enggak mau itu difoto, terus sudah difoto itu minta dihapus itu sebelum pergi," ujar Wahyu.(***)

Sumber: halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Heboh Satpol PP Minta Uang ke Nenek Pemilik Kontrakan, Kaban Zulfahmi Tanggapi Begini
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved