BMKG: Asap Sudah Mulai Berkurang di Riau
Kamis, 29-10-2015 - 13:14:51 WIB
 |
Ilustrasi
|
PEKANBARU, Riau12.com - Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Kamis (29/10/2015) pagi, sebagian wilayah masih terselubung Jerebu.
Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sugarin mengatakan, intensitas dan kepekatan asap sudah mulai berkurang.
"Ini juga pengaruh hujan dalam dua hari belakangan. Walau begitu, asap tipis masih ada di beberapa kabupaten dan kota di Riau," urai dia, Kamis pagi.
Dari catatan BMKG, Pekanbaru dan Pelalawan masih berasap, dengan jarak pandang 1.000 meter, serta beberapa kabupaten lainnya juga masih diselimuti asap tipis.
"Yang cukup parah itu di Dumai, kabut asap disana membuat jarak pandang hanya 100 meter," sebutnya.
"Sepertinya ini masih asap kiriman dari beberapa provinsi tetangga. Karena di Riau hotspot sudah sangat terkendali, bahkan pagi ini sudah nihil," tegasnya. Menurut data tadi pagi, ada 111 titik panas (hotspot) di Sumatera, yang tersebar di tiga provinsi.
"Diantaranya tiga hotspot di Lampung, empat hotspot di Jambi dan paling banyak atau dominan di Sumatera Selatan, yakni 104 titik panas. Kalau di Riau nihil. Bisa disebabkan faktor hujan juga. Mudah-mudahan hari ini peluang hujan ada lagi," singkatnya.
Terpisah, Duty Manager bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Ibnu, mengatakan, jarak pandang di runway bandara berkisar 1.200 meter. Mudah-mudahan saja, kondisi ini bisa membuat sejumlah pesawat bisa kembali take off dan landing. "Hari ini yang on schedule 21 penerbangan," jawabnya singkat.
Kondisi ini, juga disambut bahagia sejumlah masyarakat, yang sudah berbulan lamanya menghirup udara beracun akibat asap.
"Terimakasih hujan, asap sudah mulai berkurang. Jadi agak sedikit lapang kita menghirup udara segar," sebut Danil, warga Pekanbaru.
Komentar Anda :